UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus L.) DENGAN 3 PELARUT BERBEDA TERHADAP Shigella dysenteriae

Fera Supardi, Feren and Prasetyorini and Dewi Sulistiyono, Fitria (2022) UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus L.) DENGAN 3 PELARUT BERBEDA TERHADAP Shigella dysenteriae. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

[img] Text
BAB I .pdf

Download (92kB)
[img] Text
cover.pdf

Download (30kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (89kB)
[img] Text
Pengesahan.pdf

Download (193kB)

Abstract

ABSTRAK Diare berdarah merupakan penyakit disentri yang disebabkan oleh bakteri Shigella dysenteriae. Pengobatan infeksi diare yang disebabkan karena bakteri memerlukan pengobatan berupa antibiotik yang merupakan lini utama guna mencegah bakteri. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat akan mengakibatkan resistensi, shigella dysenteriae diketahui telah mengalami resistensi terhadap beberapa jenis antibiotik diantara nya sulfonamid, metronidazole, ampisillin, kloramfenicol dan cefixime. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antibakteri ekstrak daun nangka dari 3 pelarut berbeda terhadap Shigella dysenteriae dan menentukan pelarut yang cocok untuk ekstrak daun nangka dalam menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysenteriae. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu maserasi bertingkat dengan menggunakan 3 pelarut berbeda kepolarannya yaitu n-Heksan, etil asetat, etanol 70%. Uji antibakteri pada penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) menggunakan metode dilusi padat dan untuk penentuan nilai Lebar Daya Hambat (LDH) menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun nangka memiliki aktivitas antibakteri tehadap shigella dysenteriae dengan nilai KHM 10% pada ekstrak etil asetat dan 50% pada ekstrak etanol 70%. Serta pelarut yang cocok digunakan dalam menghambat pertumbuhan bakteri shigella dysenteriae yaitu ekstrak etil asetat pada konsentrasi 40% dengan nilai LDH sebesar 2,15 mm dengan kategori lemah dan ekstrak etanol 70% yang dimana memiliki aktivitas antibakteri yang paling tinggi dengan konsentrasi 70% dengan nilai LDH sebesar 2,61 mm dengan kategori lemah. Kata Kunci : Antibakteri, Daun Nangka, Shigella dysenteriae

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika > Farmasi
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Farmasi
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNPAK
Date Deposited: 12 Sep 2022 07:32
Last Modified: 12 Sep 2022 07:32
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/4919

Actions (login required)

View Item View Item