Analisis Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Di PT Campina Ice Cream Industry Tbk, PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk, Dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk Periode Tahun 2020-2022.

Arruma Ramandha Putri, Vifta and Indrayono, Yohanes and Fadillah, Haqi (2024) Analisis Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Di PT Campina Ice Cream Industry Tbk, PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk, Dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk Periode Tahun 2020-2022. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

[img] Text
2024 Vifta Arruma 022119068.pdf

Download (4MB)

Abstract

VIFTA ARRUMA RAMANDHA PUTRI 022119068. Analisis Rekonsiliasi Fiskal Atas Laporan Keuangan Komersial Di PT Campina Ice Cream Industry Tbk, PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk, Dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk Periode Tahun 2020-2022. Dibawah bimbingan : YOHANES INDRAYONO dan HAQI FADILLAH, 2024. Pajak merupakan suatu kontribusi yang diberikan oleh Wajib Pajak kepada negaranya. Kontribusi ini sifatnya wajib dan memaksa. Penerimaan pajak tersebut digunakan untuk keperluan dan kepentingan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pajak dapat dipaksakan karena kewajiban pembayaran serta pelaporan pajak ini telah diatur dalam Undang-Undang No. 28 Tahun 2007. Pendapatan terbesar negara berasal dari penerimaan pajak yang dibayarkan oleh Wajib Pajak. Menurut Badan Pusat Statistik, sumber penerimaan perpajakan pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp1.285,2 triliun, pada tahun 2021 sebesar Rp1.547,8 triliun, dan pada tahun 2022 sebesar Rp1.924,9 triliun. Rekonsiliasi Fiskal dilakukan untuk memenuhi standar perpajakan, hal ini dilakukan oleh wajib pajak karena adanya perbedaan perhitungan antara laporan laba menurut akuntansi (komersial) dan laba menurut perpajakan (fiskal). Dilakukannya rekonsiliasi fiskal karena adanya perbedaan prinsip akuntansi dan perbedaan pengakuan terhadap pendapatan dan beban. Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis PT Campina Ice Cream Industry Tbk, PT Ultrajaya Milk Industry Tbk, dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk apakah sudah melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai dengan undang-undang perpajakan yang berlaku. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan analisis terhadap laporan keuangan Perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif (non statistik) dengan pendekatan eksploratif bertujuan untuk menggambarkan keadaan suatu fenomena, dalam penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data atau informasi yang dibutuhkan oleh peneliti berupa laporan keuangan perusahan. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu Perusahaan telah melakukan koreksi fiskal yang sesuai dengan ketentuan perpajakan, terdapat perbedaan perhitungan antara komersial dan fiskal, karena adanya perbedaan standar antara komersial dan fiskal. Perhitungan pajak penghasilan dalam tiga Perusahaan sesuai dengan ketentuan perpajakan dimana tarif pajak untuk tahun 2020 hingga 2022 sebesar 22%. Perusahaan PT Campina Ice Cream Industry Tbk dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk pada tahun 2020 sampai 2022 mengalami kurang bayar disebabkan kredit pajak nya lebih kecil dibandingkan PPh Badan terutangnya. Sedangkan pada Perusahaan PT Ultra Milk Jaya Industry Tbk tahun 2020 dan tahun 2021 mengalami kurang bayar, pada tahun 2022 mengalami lebih bayar dikarenakan kredit pajak lebih besar dibanding PPh Badan terutangnya. Kata kunci : Rekonsiliasi fiskal, Pajak Penghasilan Badan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi > Akuntansi keuangan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNPAK
Date Deposited: 06 Jan 2025 03:18
Last Modified: 06 Jan 2025 03:18
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/8807

Actions (login required)

View Item View Item