%A Erlinda Trisyani %A Min Rahminiwati %A Nina Herlina %I Universitas Pakuan %D 2022 %X ABSTRAK Jamur Enoki (Flammulina velutipes) merupakan salah satu jamur yang telah dikenal di negara-negara Asia sebagai bahan pangan untuk dikonsumsi sehari-hari. Menurut Banerjee, et al., (2020) jamur Enoki sangat tinggi kandungan antioksidan sebanyak 84,2 %. Selain itu, jamur Enoki mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid dan saponin yang menunjukkan aktivitas sitotoksik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan peringkat ketoksikan dan menentukan nilai LC50 ekstrak jamur Enoki yang diperoleh dengan metode MAE. Penentuan nilai LC50 dilakukan dengan metode BSLT menggunakan hewan coba Artemia salina Leach. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan analisis Probit dengan SPSS 24.0. Hasil penelitian toksisitas ekstrak kental etanol 50% di dapat nilai LC50 pada ulangan ke-1 yaitu 76,545 ppm, ulangan ke-2 yaitu 77,589 ppm, dan ulangan ke-3 yaitu 72,302 ppm. Sehingga rata–rata LC50 sebesar 75,479 ppm (µg/mL). Nilai tersebut termasuk ke dalam kategori sangat toksik dengan nilai LC50 < 250 µg/mL. Kata Kunci: Jamur Enoki, Toksisitas, Brine Shrimp Lethality Test (BSLT), LC50. %L eprintsunpak2387 %T UJI TOKSISITAS AKUT JAMUR ENOKI (Flammulina velutipes) ASAL CHINA DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)