%T Analisis Perlindungan Konsumen Muslim Terhadap Sertifikasi Label Halal Pada Produk Mi Instan Impor %L eprintsunpak8173 %D 2024 %X Produk makanan di Indonesia yang beredar sangat bervariasi. Industri pangan di Indonesia mempunyai kewajiban agar memenuhi hak konsumennya termasuk umat Muslim dengan menyediakan produk makanan yang berlabel halal. Hal ini bertujuan untuk meyakini konsumen yang beragama Islam, bahwa makanan yang akan dikonsumsi telah bersertifikasi halal dan baik. Oleh karena itu, sebuah industri pangan baik dari luar negeri maupun dalam negeri, wajib memiliki sertifikat yang dapat menunjukkan bahwa produk yang diproduksi dan dijual merupakan produk halal. Penelitian ini akan menjelaskan tentang bagaimana perlindungan konsumen muslim terhadap sertifikasi label halal terhadap produk mi instan impor serta apa saja permasalahan dalam pelaksanaan sertifikasi label halal dan upaya penyelesaiannya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah penelitian hukum normatif yang dapat didukung oleh penelitian empiris yaitu melakukan wawancara dengan Ketua Halal Science Center Unida. Data penelitian dikumpulkan dengan cara studi pustaka yaitu dengan mencari peraturan-peraturan yang tertulis, penjelasan-penjelasan dan teori-teori dari buku, jurnal atau literatur yang berkaitan dengan topik, judul, maupun permasalahan yang diangkat dalam penelitian. Kemudian data yang diperoleh akan dijelaskan dalam bentuk keterangan dan penjelasan yang selanjutnya akan dikaji berdasarkan teori yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa upaya perlindungan secara hukum dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dengan cara memberikan sanksi pidana bagi pelaku usaha yang tidak melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan. Baik itu undang-undang pangan atau undang-undang perlindungan konsumen telah mencantumkan sanksi-sanksi yang diberlakukan ketika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuannya. Selain bentuk perlindungan hukum yang dilakukan adalah memberikan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar. Dengan adanya sertifikasi label halal pada produk makanan yang menjadi konsumsi masyarakat, merupakan salah satu upaya perlindungan pemerintah terhadap 90% masyarakat konsumen muslim. Permasalahan yang dihadapi terhadap pelaksanaan sertifikasi label halal pada produk mi instan impor yaitu regulasi pemerintah, apakah pemerintah sanggup untuk membayar biayanya. Selain permasalahan pembiayaan, adapun sistem yang pemerintahan buat yaitu sistem yang mengacu pada Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH). Upaya dalam menanggulangi permasalahan di atas pemerintah berperan mengatur, mengawasi, dan mengontrol sehingga tercipta sistem yang kondusif saling berkaitan satu dengan yang lain %I Universitas Pakuan %A Mulyani Dwi Larasati %A Farahdinny Siswajanthy %A Mahipal Mahipal