Putri Nabila, Salsa and Lathif, Nazaruddin and Kusnadi, Nandang (2025) Analisis Kampanye Pemilihan Umum Melalui Media Sosial (Tiktok) Ditinjau Dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2023. Skripsi thesis, Universitas pakuan.
Full text not available from this repository.Abstract
Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap kampanye politik di Indonesia, dengan media sosial menjadi alat utama komunikasi politik. TikTok, tiktok telah dimanfaatkan secara intensif dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 oleh calon legislatif dan partai politik untuk menyampaikan pesan kampanye. Fenomena ini menimbulkan urgensi penelaahan terhadap kesesuaian praktik kampanye di TikTok dengan regulasi yang berlaku, khususnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu. Penelitian ini bertujuan yaitu bagaimana pengaturan kampanye pemilu di media sosial berdasarkan PKPU Nomor 15 Tahun 2023 diterapkan dalam menjaga integritas dan keadilan pemilu, serta bagaimana analisis dari permasalahan dan pelanggaran kampanye melalui media sosial TikTok serta peluang dan pencegahan dampak negatif yang timbul terhadap proses demokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, didukung oleh data primer berupa wawancara dengan KPU dan Bawaslu, serta analisis deskriptif terhadap ketentuan hukum dan praktik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye melalui TikTok menghadirkan tantangan dalam aspek pengawasan dan kepatuhan hukum. Meskipun PKPU No. 15 Tahun 2023 telah memberikan kerangka hukum yang jelas, implementasinya di TikTok kerap menemui kendala seperti kampanye terselubung, penggunaan akun tidak terdaftar, dan penyebaran disinformasi. Namun demikian, TikTok juga memberi peluang positif sebagai ruang edukasi politik dan peningkatan partisipasi pemilih muda, asalkan dikelola secara etis dan sesuai aturan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas regulasi kampanye digital masih perlu diperkuat dengan mekanisme pengawasan yang adaptif dan kolaborasi lintas lembaga, termasuk platform digital. Penulis menyarankan agar KPU dan Bawaslu meningkatkan edukasi hukum kampanye digital serta menyusun pedoman teknis khusus untuk platform seperti TikTok, demi menciptakan ekosistem kampanye yang demokratis, adil, dan akuntabel.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Hukum > Hukum Ketatanegaraan > Kampanye Fakultas Hukum > Umum > Medsos (Media Sosial) Fakultas Hukum > Hukum Ketatanegaraan > Pemilu (Pemilihan Umum) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK |
| Date Deposited: | 14 Feb 2026 03:29 |
| Last Modified: | 14 Feb 2026 03:29 |
| URI: | http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

