Putri Elharisa Kirana, Indira and Susilawati K., Tuti and H. Insani, Isep (2025) Tinjauan Yuridis Kewenangan Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Dalam Mencegah Dan Menangani Kekerasan Dalam Rumah Tangga Di Kabupaten Bogor. Skripsi thesis, Universitas pakuan.
Full text not available from this repository.Abstract
Fenomena kekerasan dalam rumah tangga dapat dijumpai hampir di semua rumah tangga dengan derajat intensitas dan karakteristik yang berbeda- beda. Ada keluarga yang jarang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), namun ada keluarga yang mengalami KDRT setiap hari. Ada yang mengalami kekerasan verbal seperti bentakan dan kata-kata kasar, namun ada juga yang mengalaminya secara berlapis. Misalnya kekerasan verbal, fisik, psikologis, ekonomi, sosial, seksual bahkan spiritual. Terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dapat menimbulkan akibat tidak langsung kumulatif seperti mengurangi kepercayaan diri perempuan, menghambat partisipasi perempuan dan mempengaruhi kesehatan mental dan fisik korban. Karena Kekerasan Dalam Rumah Tangga merupakan suatu tindakan yang secara langsung ataupun tidak secara langsung dapat menyebabkan rasa sakit atau penderitaan bagi korban. Kekerasan dalam rumah tangga adalah perbuatan yang tergolong dalam tindak kejahatan yang mengakibatkan efek negatif bagi korban baik secara fisik dan psikis. Melihat permasalahan yang ada maka terbentuknya lembaga yang berwenang untuk memberikan perlindungan dan keamanan terhadap masyarakat. Tujuan dari penulisan hukum ini adalah untuk memberikan gambaran apakah pengaturan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor telah memadai dan untuk mengetahui bagaimana Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) dalam memberikan pelayanan untuk menangani dan mencegah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga di kabupaten Bogor. Untuk menjawab tersebut maka pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan yuridis-normatif yang didukung wawancara dengan orang-orang yang berkaitan. Yang melihat objek kajian dari sudut pandang aturan-aturan perundang-undangan dan juga sumber lainnya. Penelitian ini adalah penelitian menggunakan sistem kepustakaan, di mana penulis mengumpulkan berbagai macam literatur dan sumber lainnya yang dibahas kemudian dapat disimpulkan. Setelah diadakan pembahasan terhadap identifikasi masalah maka penulis dapat menyimpulkan: penyebab permasalahan KDRT di Kabupaten Bogor diantaranya yaitu bermain judi, budaya patriarki, perselingkuhan dan masalah ekonomi. Perlindungan hukum yang dilakukan DP3AP2KB terhadap perempuan korban KDRT meliputi regulator, pelaksana itu sendiri dan fasiliator. Upaya pencegahan dan penanganan yang dilakukan DP3AP2KB dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi juga tidak lepas dari kerjasama yang baik dengan lembaga dibawah naungan dinas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | Fakultas Hukum > Hukum > DPPPA (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) Fakultas Hukum > Hukum Pidana > KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK |
| Date Deposited: | 28 Feb 2026 02:31 |
| Last Modified: | 28 Feb 2026 02:31 |
| URI: | http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10343 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

