Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Anak-Anak Di Bawah Umur Di Daerah-Daerah Konflik Yang Menggunakan Senjata

Minoru, Odayaka and Chairijah, Chairijah and H. Insani, Isep (2024) Tinjauan Hukum Internasional Terhadap Anak-Anak Di Bawah Umur Di Daerah-Daerah Konflik Yang Menggunakan Senjata. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Peperangan atau konflik tidak hanya menghancurkan rumah-rumah atau infrastruktur lainnya. Meski segala upaya dan cara sudah dilakukan untuk mencegah keterlibatan anak-anak baik aktif maupun pasif, namun permasalahan ini tetap berlanjut atau bahkan bisa dibilang meningkat setiap tahunnya, sehingga PBB dan badan internasional non pemerenitahan akan terus mencari cara untuk mengurangi keterlibatan anak-anak dalam konflik bersenjata. Permasalahan yang diteliti, yaitu faktor-faktor apa saja yang menjadi pemicu keterlibatan anak-anak dalam konflik bersenjata ?, bagaimana pandangan hukum humaniter internasional dan hokum internasional lainnya terhadap terjadinya keterlibatan anak-anak dalam konflik bersenjata? dan bagaimana peran PBB dan organisasi internasional lainnya untuk mencegah atau mengurangi keterlibatan anak-anak dalam konflik bersenjata? Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya faktor internal dan eksternal yang menyebabkan terlibatnya anak-anak dalam konflik bersenjata, Selain itu, banyaknya teori-teori yang berkaitan mengenai keterlibatan anak-anak dalam konflik bersenjata, Pandangan hukum internasional terhadap pihak-pihak yang mengalami konflik terutama yang menggunakan anak-anak dalam konflik mereka telah melanggar hukum humaniter internasional sebagaimana telah diatur dalam Konvensi Den Haag 1907, Konvensi Den Haag 1954 dan Protokol Tambahan I 1977 (Protokol Tambahan Konvensi Jenewa 1949). Pengaturan ini menjadi penting dikarenakan dalam kenyataan di daeah-daeah konflik bersenjata masih banyak anak-anak yang terlibat konflik bersenjata secara aktif maupun pasif. Peran PBB dalam menyelesaikan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan oleh pihak-pihak yang berkonflik dapat dikatakan telah gagal, dimana dalam mengeluarkan resolusinya yang terbilang abu-abu atau tidak adanya ketegasan yang dikeluarkan oleh PBB. Adanya kenyataan bahwa suatu peperangan atau konflik bersenjata merupakan ladang bisnis oleh negara-negara produsen senjata yang dalam kenyataanya Dewan Keamanan PBB terdiri dari 5 negara besar produsen senjata di dunia. Tidak bisa dihindari bahwa korupsi juga menjadi faktor-faktor penyebab masih terjadinya keterlibatan anak-anak dalam konflik bersenjata. Permasalahan ini juga di perparah dengan kenyataan bahwa media-media internasional tidak menampilkan permasalahan ini secara serius karena saat ini media juga mempunyai kepentingan politik masing-masing, terutama media-media internasional yang dikendalikan oleh negara-negara yang mempunyai peran politik yang sangat besar

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Hukum > Hukum > Anak
Fakultas Hukum > Hukum Internasional
Fakultas Hukum > Umum > Senjata Api
Fakultas Hukum > Hukum > Perselisihan/Konflik
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK
Date Deposited: 14 Feb 2026 01:26
Last Modified: 14 Feb 2026 01:26
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10456

Actions (login required)

View Item View Item