Analisis Peran Saksi Ahli Dalam Peradilan Perdata Ditinjau Dari Segi Hukum Dan Praktik Peradilan Dalam Kasus Putusan Nomor 247/PDT.G/2021/PN.JKT.SEL

Yuniar Irsan, Laila and D. Butar-butar, Dinalara and Susilawati K., Tuti (2025) Analisis Peran Saksi Ahli Dalam Peradilan Perdata Ditinjau Dari Segi Hukum Dan Praktik Peradilan Dalam Kasus Putusan Nomor 247/PDT.G/2021/PN.JKT.SEL. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Dalam sistem peradilan perdata, keberadaan saksi ahli memiliki peran yang sangat strategis, khususnya dalam perkara yang mengandung aspek teknis dan kompleksitas tinggi, di mana alat bukti konvensional tidak mampu memberikan penjelasan yang memadai. Kehadiran saksi ahli menjadi penting untuk membantu Majelis Hakim memahami fakta-fakta hukum yang bersifat teknis dan membutuhkan interpretasi dari sudut pandang keahlian tertentu. Namun, pemanfaatan keterangan saksi ahli juga menimbulkan tantangan tersendiri, terutama ketika terdapat lebih dari satu pendapat ahli yang berbeda atau bahkan saling bertentangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dua permasalahan utama, yaitu: (1) Bagaimana keterangan saksi ahli dipertimbangkan oleh Majelis Hakim dalam memutus perkara perdata Nomor 247/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel; dan (2) Bagaimana Majelis Hakim mengambil keputusan ketika dihadapkan pada dua pendapat saksi ahli yang saling bertentangan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan doktrinal, serta dikombinasikan dengan pendekatan empiris melalui wawancara terhadap praktisi hukum yang relevan guna memperoleh perspektif dari praktik peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perkara tersebut, Majelis Hakim memposisikan keterangan saksi ahli sebagai alat bantu pembuktian yang penting, namun tidak bersifat determinatif. Majelis tetap berpegang pada asas vrije bewijsleer atau kebebasan pembuktian, di mana hakim memiliki kewenangan penuh dalam menilai bobot dari setiap alat bukti, termasuk keterangan ahli. Dalam situasi di mana terdapat dua pendapat ahli yang saling bertentangan, hakim melakukan penilaian berdasarkan aspek-aspek seperti latar belakang keahlian, kredibilitas, pengalaman profesional, serta relevansi keilmuan dengan pokok perkara. Penilaian ini menjadi dasar dalam menentukan pendapat ahli mana yang lebih dapat dipertanggungjawabkan dan layak dijadikan dasar pertimbangan hukum. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa keterangan saksi ahli berperan penting dalam menjembatani pemahaman teknis oleh hakim, tanpa bersifat mengikat, serta mendorong hakim untuk lebih selektif dalam menilai bukti yang ada. Oleh karena itu, diperlukan regulasi khusus yang mengatur mekanisme, akreditasi, dan evaluasi saksi ahli agar keberadaannya dapat berfungsi secara optimal dan mendukung keadilan materiil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Hukum > Hukum > Peradilan
Fakultas Hukum > Hukum > Saksi Ahli
Fakultas Hukum > Hukum Perdata > Hukum Pembuktian
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK
Date Deposited: 07 Mar 2026 02:01
Last Modified: 07 Mar 2026 02:01
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10566

Actions (login required)

View Item View Item