Analisis Terhadap Gugatan Harta Gono Gini Dalam Perkawinan Campuran

Azdy, Donyuanalloh and Abid, Abid and Perdana, Angga (2024) Analisis Terhadap Gugatan Harta Gono Gini Dalam Perkawinan Campuran. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perkawinan bukan sesuatu yang dilarang bahkan sangat dianjurkan oleh agama manapun sebab dengan perkawinan dapat menjadi suatu awal lahirnya generasi penerus baru untuk masa depan suatu Negara dan juga keluarga. Perkawinan merupakan Tindakan yang bertujuan memelihara nilai dan kehormatan manusia beserta keturunannya supaya keturunan yang dihasilkan bertumbuh di lingkungan yang baik dan penuh cinta. Dalam suatu perkawinan, ada beberapa pasangan yang melangsungkan pernikahan antara WNI dengan WNA. Seiring dengan berkembang nya teknologi dan kemajuan zaman, membuat hubungan antar warga negara dapat lebih mudah dilakukan dibandingkan zaman dahulu. Adapun sifat penulisan yang digunakan penulis dalam penulisan hukum ini adalah deskriptif analitis, dimana metode yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagimana adanya tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku umum. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah penelitian hukum normatif, yaitu penggabungan antarapenelitian hukum normatif yang mengkaji studi dokumen menggunakan berbagai data sekunder sebagai peraturan perundang-undangan. Pasangan yang telah mengikatkan diri pada sebuah hubungan perkawinan, maka sejak saat itu timbul adanya hak dan kewajiban yang mengikat serta menjadi satu kesatuan yang utuh antara suami dan istri tersebut. Dalam suatu perkawinan tidak terlepas dari adanya harta benda yang diperoleh dari kerja keras pasangan suami dan istri yang selanjutnya disebut sebagai harta Bersama dalam perkawinan Perkara Nomor 358/Pdt.G/2019/PA.Dps disebutkan bahwa perkawinan yang telah dijalankan yaitu perkawinan campuran dimana suaminya adalah WNI dan isstrinya adalah WNA. Pernikahan yang dilakukan oleh WNA dan WNI seharusnya sebelum pernikahan membuat perjanjian perkawinan yang mana jika ada keadaan perceraian, pemisahan harta menjadi lebih mudah dan juga mengurangi adanya gugatan tentang harta Bersama ke pengadilan dimana seharusnya dalam harta Bersama ini kedua belah pihaklah yang harus memutuskan dengan damai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Hukum > Hukum Perdata > Harta Bersama/Harta Gono Gini
Fakultas Hukum > Hukum Agama > Pernikahan/Perkawinan Campuran
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK
Date Deposited: 13 Mar 2026 01:33
Last Modified: 13 Mar 2026 01:33
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10594

Actions (login required)

View Item View Item