Analisis Pertanggungjawaban Perusahaan Asuransi Dalam Penyelesaian Klaim Ganda (Studi Kasus Perkara Nomor 247/Pdt.G/2022/PN.Bks)

Arya Ramadhan, Muhammad and Suhermanto, Suhermanto and D. Butar-butar, Dinalara (2025) Analisis Pertanggungjawaban Perusahaan Asuransi Dalam Penyelesaian Klaim Ganda (Studi Kasus Perkara Nomor 247/Pdt.G/2022/PN.Bks). Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Fenomena klaim ganda dalam industri asuransi telah menjadi permasalahan signifikan yang berdampak pada efektivitas perlindungan hukum dan finansial yang seharusnya diberikan kepada tertanggung, sekaligus memunculkan persoalan tanggung jawab bagi perusahaan asuransi selaku penanggung. Klaim ganda terjadi ketika satu kejadian kerugian diasuransikan pada lebih dari satu polis dan pemegang polis mengajukan klaim kepada seluruh perusahaan asuransi yang menanggung risiko tersebut, sehingga berpotensi menimbulkan kelebihan pembayaran dan pelanggaran terhadap prinsip dasar asuransi, yakni prinsip indemnitas. Di Indonesia, belum terdapat aturan perundang-undangan yang secara khusus dan tegas mengatur tata cara penanganan klaim ganda, sehingga seringkali menimbulkan multiinterpretasi dan praktik yang berbeda antar perusahaan asuransi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pertanggungjawaban perusahaan asuransi dalam menyelesaikan klaim ganda, khususnya melalui studi kasus Putusan Pengadilan Nomor 247/Pdt.G/2022/PN.Bks, serta untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi penyebab timbulnya klaim ganda dan bagaimana upaya penyelesaiannya. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data yang digunakan meliputi bahan hukum primer (undang-undang dan putusan pengadilan), bahan hukum sekunder (buku, jurnal), dan tersier (kamus hukum, ensiklopedia). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa perusahaan asuransi sering kali menerapkan prinsip prorata atau bahkan menolak klaim secara sepihak tanpa memberikan kejelasan hukum yang memadai, sementara tertanggung kerap kali tidak memahami hak dan kewajibannya secara utuh, yang pada akhirnya memicu sengketa hukum. Selain itu, minimnya pengawasan dari otoritas pengatur seperti OJK, serta tidak seragamnya kebijakan internal antar perusahaan asuransi turut memperparah permasalahan ini. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa diperlukan kebijakan teknis yang lebih rinci dari OJK terkait tata cara penyelesaian klaim ganda, penyeragaman standar kebijakan internal perusahaan asuransi, serta edukasi menyeluruh terhadap masyarakat tentang prinsip indemnitas dan prosedur klaim agar sistem perlindungan asuransi dapat berjalan secara adil, transparan, dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Hukum > Hukum > Asuransi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK
Date Deposited: 13 Mar 2026 01:43
Last Modified: 13 Mar 2026 01:43
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10595

Actions (login required)

View Item View Item