Penerapan Sanksi Pidana Bersyarat Bagi Pelaku Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup Dengan Melakukan Open Dumping Limbah Tanpa Izin (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 76/PID.B/LH/2022/SRG)

Azar Twisky, Defira and Prihatini, Lilik and Sukmana, Sobar (2025) Penerapan Sanksi Pidana Bersyarat Bagi Pelaku Tindak Pidana Pencemaran Lingkungan Hidup Dengan Melakukan Open Dumping Limbah Tanpa Izin (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 76/PID.B/LH/2022/SRG). Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

Full text not available from this repository.

Abstract

Isu pencemaran lingkungan akibat dumping limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tanpa izin. Lingkungan hidup, yang merupakan tempat tinggal bagi semua makhluk hidup, sangat terpengaruh oleh tindakan manusia yang merusak, seperti pembuangan limbah yang tidak sesuai dengan regulasi. Undang- Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup mengatur pengelolaan limbah B3 dan menetapkan sanksi bagi pelanggar. Penegakan hukum lingkungan menjadi penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi kesehatan masyarakat. Identifikasi masalah dalam skripsi ini dibagi menjadi 3, antara lain: mengapa open dumping limbah B3 dilarang dan apa dampaknya terhadap lingkungan, bagaimana pertanggungjawaban pidana pelaku open dumping limbah B3 tanpa izin, dan apa pertimbangan hakim dalam menerapkan pidana bersyarat bagi pelaku open dumping dalam kasus tertentu. Penelitian ini membahas penerapan pidana bersyarat bagi pelaku tindak pidana pencemaran lingkungan hidup melalui dumping limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tanpa izin. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan studi kasus, khususnya melalui analisis terhadap Perkara Nomor 76/PID.B/LH/2022/SRG. Dalam penelitian ini, penulis mengidentifikasi masalah terkait dampak open dumping limbah B3 terhadap lingkungan, pertanggungjawaban pidana pelaku, dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana bersyarat. Hasil analisis menunjukkan bahwa open dumping B3 dilarang karena dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Penjatuhan sanksi pidana bersyarat diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pelaku untuk memperbaiki diri, sambil tetap melindungi masyarakat dan lingkungan dari tindakan pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai penegakan hukum lingkungan dan pentingnya pengelolaan limbah B3 yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa open dumping limbah B3 tanpa izin merupakan tindakan ilegal yang berdampak serius terhadap lingkungan hidup. Penerapan sanksi pidana bersyarat dapat menjadi solusi untuk menyeimbangkan penegakan hukum dengan rehabilitasi pelaku, sehingga diharapkan dapat mencegah tindakan serupa di masa depan dan melindungi kesehatan masyarakat serta lingkungan. Adapun saran dalam penelitian ini, saran untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap pelaku dumping limbah B3 tanpa izin. Pemerintah disarankan untuk memperkuat sosialisasi dan edukasi terkait pengelolaan limbah B3 serta meningkatkan pengawasan dan penerapan sanksi tegas sesuai regulasi. Hakim diharapkan mempertimbangkan aspek rehabilitasi dalam pidana bersyarat, sehingga pelaku dapat memperbaiki diri tanpa mengulangi tindak pidana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Hukum > Umum > Limbah
Fakultas Hukum > Hukum > Pencemaran Lingkungan
Fakultas Hukum > Hukum > Sanksi
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS HUKUM UNPAK
Date Deposited: 07 Apr 2026 03:17
Last Modified: 07 Apr 2026 03:17
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/10622

Actions (login required)

View Item View Item