Tourism Village Development Models through the Potential of Kemang District MSMEs Based on the Green Economy Index

Amalia, Ravita and Andria, Fredi and Patra, Eka (2026) Tourism Village Development Models through the Potential of Kemang District MSMEs Based on the Green Economy Index. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.

Full text not available from this repository.

Abstract

RAVITA AMALIA. Tourism Village Development Models through the Potential of Kemang District MSMEs Based on the Green Economy Index. Di bawah bimbingan: FREDI ANDRIA dan EKA PATRA. 2026. Penerapan konsep ekonomi hijau menjadi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal berkelanjutan melalui penguatan peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan desa wisata. Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor dengan delapan desa dan satu kelurahan memiliki potensi ekonomi lokal dari berbagai sektor, namun pengembangan UMKM masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan koordinasi antar pelaku usaha, rendahnya literasi digital, serta belum optimalnya penerapan praktik usaha ramah lingkungan. Tujuan kegiatan studi independen ini untuk menganalisis dan memetakan tingkat implementasi Green Economy Index (GEI) pada UMKM di setiap desa di Kecamatan Kemang, mengidentifikasi perbedaan potensi antar desa, serta merumuskan model pengembangan desa wisata berbasis potensi UMKM dengan pendekatan ekonomi hijau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method dengan pendekatan deskriptif eksploratif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, survei, kuesioner, dan wawancara kepada pelaku UMKM di delapan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Kemang. Sebanyak 100 UMKM dijadikan responden penelitian untuk memetakan tingkat implementasi GEI menggunakan metode analisis jaring laba-laba (Spider Web Analysis). Selanjutnya, untuk menentukan prioritas pengembangan potensi desa wisata, penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) melalui 9 penilaian para ahli atau koordinator desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat implementasi GEI pada UMKM di Kecamatan Kemang bervariasi antar desa, kemudian memilih 5 UMKM yang memiliki nilai implementasi tertinggi atau terbaik dari setiap desa. Melalui pemetaan GEI diperoleh sembilan peta potensi UMKM yang menunjukkan karakteristik dan keunggulan masing-masing desa. Kelurahan Atang Senjaya merupakan kelurahan dengan nilai mean implementasi GEI tertinggi. Sedangkan Desa Bojong memiliki nilai mean implementasi GEI terendah dibandingkan desa lainnya. Berdasarkan hasil analisis AHP, alternatif kategori wisata desa menjadi prioritas utama dalam pengembangan kawasan dengan nilai bobot tertinggi, yang menekankan partisipasi masyarakat, pemanfaatan potensi UMKM lokal, serta pengalaman wisata berbasis kehidupan pedesaan. Disusul dengan alternatif peringkat kedua antara lain seperti wisata kuliner, wisata berbasis kebudayaan, wisata konsep perairan/perikanan, wisata peternakan, dan wisata konsep petualangan alam. Penelitian ini menghasilkan model klasifikasi potensi UMKM berbasis GEI yang dapat dijadikan dasar rekomendasi dalam pengembangan desa wisata berkelanjutan di Kecamatan Kemang, sekaligus mendorong peningkatan daya saing UMKM melalui penerapan prinsip ekonomi hijau. Kata Kunci: Green Economy Index, UMKM, Desa Wisata, Spider Web Analysis, Analytical Hierarchy Process.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen > Manajemen pemasaran
Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: PERPUSTAKAAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNPAK
Date Deposited: 15 Jul 2026 05:18
Last Modified: 15 Jul 2026 05:18
URI: http://eprints.unpak.ac.id/id/eprint/11029

Actions (login required)

View Item View Item