eprintid: 10296 rev_number: 10 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/02/96 datestamp: 2026-02-13 01:40:25 lastmod: 2026-02-25 02:12:35 status_changed: 2026-02-25 02:12:35 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Ari Novia, Elsa creators_name: Ardianto Iskandar, Eka creators_name: Kusnadi, Nandang creators_NPM: 010121200 creators_NPM: NIDN0410067306 creators_NPM: NIDN0406056704 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Ardianto Iskandar, Eka contributors_name: Kusnadi, Nandang contributors_NIDN: NIDN0410067306 contributors_NIDN: NIDN0406056704 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Implementasi Pengawasan Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahaya Teregister Oleh Balai Pegawas Obat Dan Makanan Bogor ispublished: pub subjects: BPOM divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Dalam pengawasan produk kosmetik di wilayah Bogor, Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) Bogor memegang peranan penting. Lembaga ini bertugas melakukan inspeksi, pengujian, serta edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha terkait keamanan kosmetik. Namun, pelaksanaan tugas tersebut tidak terlepas dari berbagai kendala, seperti keterbatasan jumlah tenaga ahli, fasilitas laboratorium, dan teknologi pengawasan yang memadai. Selain itu, kemajuan teknologi dan maraknya perdagangan daring semakin mempersulit pengawasan karena produk kosmetik berbahaya dapat dengan mudah dipasarkan melalui platform online tanpa pengawasan langsung dan distribusinya tersebar luas. Tujuan dari penulisan hukum ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi terkait efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh BPOM, khususnya Balai Pengawas Obat dan Makanan Bogor dalam mencegah peredaran kosmetik berbahaya teregister BPOM. Penulisan hukum ini menggunakan jenis penelitian norinatif yang didukung penelitian empiris. Sifat penelitian yang diterapkan dalam penulisan hukum ini adalah deskriptif analitis, penelitian kepustakaan menggunakan penelusuran melalui literatur yang berkaitan dengan penulisan hukum ini atau tulisan-tulisan ilmiah dan perundang-undangan yang berlaku. Pada pelaksanaannya diadakan wawancara secara langsung dengan pihak yang dapat memberikan penjelasan, yaitu Balai Pengawas Obat dan Makanan Bogor. Pengolahan data dalam penulisan hukum ini dilakukan secara kualitatif. Dua bentuk tindakan pengawasan, yaitu tindakan pre-emptive (pencegahan) dan represif (penindakan), dilaksanakan secara sistematis untuk memastikan hanya produk yang memenuhi standar keamanan dan mutu yang beredar di masyarakat. Meskipun pengawasan sudah berjalan, Balai POM Bogor masih menghadapi tantangan struktural dan fungsional yang membuat pelaksanaanya belum optimal. Permasalahan utama terletak pada lemahnya pengawasan pasca-registrasi yang bersifat reaktif, keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, rendanya integrasi antar instansi, serta meningkatnya manipulasi data oleh pelaku usaha, terutama dalam sistem daring. Akibatnya, terdapat celah hukum yang memungkinkan produk kosmetik berbahaya tetap beredar meskipun telah memiliki nomor notifikasi BPOM. Dalam konteks negara hukum yang menjunjung asas perlindungan dan kesejahteraan masyarakat (welfare state), kondi i ini menuntut penguatan kewenangan, pengawasan digital, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan pengawasan hukum berjalan secara efektif dan dapat dipertanggungjawabkan dalam melindungi konsumen. date: 2025 date_type: published institution: Universitas pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Ari Novia, Elsa and Ardianto Iskandar, Eka and Kusnadi, Nandang (2025) Implementasi Pengawasan Terhadap Peredaran Kosmetik Berbahaya Teregister Oleh Balai Pegawas Obat Dan Makanan Bogor. Skripsi thesis, Universitas pakuan.