%0 Thesis %9 Skripsi %A Kamila Yuliana, Safa %A Nuradi, Nuradi %A Febrianty, Yenny %A Universitas Pakuan, %A KODEPRODI74021#ILMU HUKUM, %B KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM %D 2025 %F eprintsunpak:10355 %I Universitas pakuan %T Peran Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Bogor Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pemula Dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024 %U http://eprints.unpak.ac.id/10355/ %X Pemilihan kepala daerah adalah salah satu sarana demokrasi yang penting dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Pemilihan kepala daerah adalah salah satu sarana demokrasi yang penting dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Pemilih pemula yang baru pertama kalinya memberikan suara baik dalam pemilihan umum maupun pemilihan Strategi yang diterapkan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula, serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan empiris, yang melibatkan pengumpulan data melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik memiliki peran penting dalam sosialisasi politik dan pendidikan pemilih, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik di kalangan pemilih pemula. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan mencakup seminar, pelatihan, dan program pendidikan politik yang melibatkan generasi muda. Namun, tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan partisipasi pemilih pemula cukup signifikan. Beberapa di antaranya adalah kurangnya pemahaman politik di kalangan pemilih pemula, penyebaran informasi palsu (hoaks), dan masalah administrasi pendaftaran pemilih yang sering kali membingungkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula, diperlukan upaya yang lebih intensif dalam sosialisasi dan pendidikan politik, serta kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat, untuk mengatasi tantangan yang ada dan memastikan pemilih pemula dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi.