TY - THES UR - http://eprints.unpak.ac.id/10408/ Y1 - 2025/// M1 - Skripsi TI - Strategi Penyelenggaraan Perlindungan Lanjut Usia Di Kota Bogor Ditinjau Dari Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Lanjut Usia PB - Universitas Pakuan A1 - Diyas Athallah, Muhammad A1 - Nuradi, Nuradi A1 - Kusnadi, Nandang ID - eprintsunpak10408 N2 - Salah satu tujuan berdirinya negara Indonesia yaitu untuk memajukan kesejahteraan umum bagi masyarakatnya. Dalam memanifestasikan tujuan yang ingin dicapai, menuntut pemerintah agar melakukan berbagai macam fungsi serta tugasnya, seperti mengatur serta mengurus kesejahteraan masyarakatnya. Dalam konteks ini, pemerintah diharapkan untuk mengatur dan mengurus kesejahteraan masyarakat sebagai tanggung jawab utamanya. Salah satu bentuk tanggung jawab pemerintah adalah memberikan perlindungan bagi lanjut usia. Adapun identifikasi masalah dalam penulisan hukum ini adalah bagaimanakah pengaturan dan strategi penyelenggaraan perlindungan lanjut usia di Kota Bogor ditinjau dari Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia? dan apa permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Kota Bogor dalam penyelenggaraan perlindungan lanjut usia dan bagaimana upaya penyelesaiannya? Jenis penelitian yuridis normatif yang didukung data empiris dengan sifat penelitian deskriptif analitis, teknik pengumpulan data menggunakan teknik penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research), serta pengolahan data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan lanjut usia di Kota Bogor ditinjau dari Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 9 Tahun 2023 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Lanjut Usia dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan bagi lansia yang ada di Kota Bogor. Kebutuhan yang dimaksud khususnya untuk mendapatkan dukungan dari segala aspek kehidupan lansia dalam rangka memajukan kesejahteraan diri, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Adapun strategi penyelenggaraan perlindungan lanjut usia di Kota Bogor dilakukan melalui pembentukan Lembaga Lanjut Usia (LLI);, memasukan kedalam program PKH, dam jika lansia ada di jalan, tunggal, tidak terurus, tidak memiliki identias, maka Dinas Sosial melakukan penelurusan melalui Disdukcapil untuk melakukan airis mata jika memiliki keluarga akan dikembalikan, namun jika tidak memiliki keluarga atau tunggal, lansia tersebut akan diserahkan ke panti milik pemerintah. Pemerintah Kota Bogor menghadapi berbagai permasalahan dalam perlindungan lanjut usia (lansia), antara lain keterbatasan fasilitas kesehatan: Puskesmas dan rumah sakit belum ramah lansia. Solusinya, meningkatkan jumlah puskesmas dengan layanan khusus lansia dan membentuk tim kesehatan keliling; kesulitan aksesibilitas dan infrastruktur: Trotoar tidak rata dan transportasi publik kurang ramah lansia. Solusi, membangun infrastruktur ramah lansia dan meningkatkan aksesibilitas transportasi; isolasi sosial: Lansia merasa kesepian dan terisolasi. Solusi, mengadakan program sosial, kelompok kegiatan, dan pusat layanan informasi untuk menjaga hubungan dengan keluarga; Keterbatasan program bantuan sosial: Distribusi bantuan sosial tidak merata. Solusinya, meningkatkan sosialisasi dan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah akses bantuan sosial; Kurangnya pelatihan pengasuh lansia: Keluarga yang merawat lansia kurang terlatih. Solusi, menyediakan pelatihan untuk keluarga dan membentuk program relawan; keterbatasan anggaran dan sumber daya: Kendala dana untuk program perlindungan lansia. Solusi, bekerja sama dengan LSM atau sektor swasta dan mengoptimalkan anggaran; dan kurangnya kesadaran masyarakat: Masyarakat kurang paham tentang perlindungan lansia. Solusinya, melakukan kampanye kesadaran masyarakat dan menyediakan pendidikan untuk generasi muda tentang peran lansia. AV - none ER -