eprintid: 10414 rev_number: 8 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/04/14 datestamp: 2026-02-13 03:33:40 lastmod: 2026-02-13 03:33:40 status_changed: 2026-02-13 03:33:40 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Arief, M. Rahman creators_name: Mahipal, Mahipal creators_name: Suhermanto, Suhermanto creators_NPM: 010121245 creators_NPM: NIDN0430057501 creators_NPM: NIDN0425106101 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Mahipal, Mahipal contributors_name: Suhermanto, Suhermanto contributors_NIDN: NIDN0430057501 contributors_NIDN: NIDN0425106101 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Tinjauan Yuridis Status Hukum Kewarganegaraan Anak Yang Lahir Dari Perkawinan Warga Negara Indonesia Dengan Warga Negara Asing Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia ispublished: pub subjects: 17 subjects: Kewarganegaraan subjects: fb divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Perkawinan antara Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) menimbulkan permasalahan yuridis yang kompleks, khususnya terkait status hukum kewarganegaraan anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Urgensi penelitian ini terletak pada perlunya kepastian hukum bagi anak hasil perkawinan campuran di tengah dinamika global dan perubahan regulasi kewarganegaraan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status hukum kewarganegaraan anak hasil perkawinan WNI dan WNA serta bentuk perlindungan hukumnya berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Penelitian yang digunakan adalah hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan diperkuat data empiris melalui wawancara dengan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak hasil perkawinan campuran memperoleh kewarganegaraan ganda terbatas hingga usia 18 tahun, setelah itu wajib memilih salah satu kewarganegaraannya. Asas ius sanguinis dan asas kewarganegaraan tunggal yang menegaskan kepastian status hukum serta perlindungan hak anak. Penerapan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 berperan signifikan dalam memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi anak hasil perkawinan campuran. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Arief, M. Rahman and Mahipal, Mahipal and Suhermanto, Suhermanto (2025) Tinjauan Yuridis Status Hukum Kewarganegaraan Anak Yang Lahir Dari Perkawinan Warga Negara Indonesia Dengan Warga Negara Asing Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.