relation: http://eprints.unpak.ac.id/10488/ title: IDENTIFIKASI SENYAWA HASIL KLT BIOAUTOGRAFI FRAKSI DAUN BANDOTAN(Ageratum conyzoides L) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis creator: Sulistiowati O., Nabila description: IDENTIFIKASI SENYAWA HASIL KLT BIOAUTOGRAFI FRAKSI DAUN BANDOTAN(Ageratum conyzoides L) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis . Nabila Sulistiowati Octaviani1 , Bina Lohita Sari2 , Lilik Sulastri3 Program Studi Farmasi, FMIPA Universitas Pakuan, PO Box 452 Bogor 16143 *Korespondensi penulis: E-mail: nabilaoctaviani290@gmail.com ABSTRAK Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, alkloid, dan streoid yang dapat berperan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untukmenentukan fraksi dari ekstrak daun bandotan yang memiliki aktivitas antibakteri dan fraksi teraktif yangberperan menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%. Metode ekstraksi cair-cair digunakan untuk memisahkan fraksi n-heksan, etil asetat, dan air. Fraksi yang dihasilkan dinilai aktivitas antibakterinya menggunakan metode difusi sumuran pada medium Nutrient Agar (NA). Sampel dibuat konsentrasi 2,5% dengan klindamisin 10%sebagai kontrol posistif dan etanol 96% sebagai kontrol negatif. Hasil pengujian menunjukan bahwa fraksi etil asetat daun bandotan memiliki aktivitas antibakteri tertinggi dengan diameter daya hambat sebesar 10,24 ± 0,61 mm. Identifikasi senyawa aktif dengan KLT-Bioautografi menunjukkan adanya flavonoidgolongan isoflavon (Rf 0,2, bercak biru) dan flavonol (Rf 0,5, bercak merah) yang diduga berperansebagai antibakteri terhadap S. epidermidis. Kata kunci: Daun bandotan, Antibakteri, Staphylococcus epidermidis, KLT Bioautografi date: 2025-10-21 type: Thesis type: NonPeerReviewed identifier: Sulistiowati O., Nabila (2025) IDENTIFIKASI SENYAWA HASIL KLT BIOAUTOGRAFI FRAKSI DAUN BANDOTAN(Ageratum conyzoides L) DAN AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Staphylococcus epidermidis. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.