%0 Thesis %9 Skripsi %A Wijaya, Moch Sufi %A Universitas Pakuan, %A Fakultas Matematika dan Ilmu Pnegetahuan Alam, %A Program Studi Ilmu Komputer, %B Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam %D 2025 %F eprintsunpak:10492 %I Universitas Pakuan %T PENERAPAN METODE POHON KEPUTUSAN PADA GAME EDUKASI “JELAJAH MATEMATIKA” SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF BELAJAR UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR %U http://eprints.unpak.ac.id/10492/ %X PENERAPAN METODE POHON KEPUTUSAN PADA GAME EDUKASI “JELAJAH MATEMATIKA” SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF BELAJAR UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Moch. Sufi Wijaya1 , Boldson Situmorang2 , Halimah Tus Sa’diah3 Email: hariyantokicong@gmail.com Program Studi Ilmu Komputer, FMIPA Universitas Pakuan Abstrak Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya minat belajar siswa akibat metode pembelajaran konvensional yang cenderung satu arah. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode pohon keputusan (decision tree) pada game edukasi “Jelajah Matematika” sebagai media alternatif pembelajaran bagi siswa sekolah dasar kelas 4 dan 5 di SDN Leuwinutug 02. Metode pengembangan yang digunakan adalah Game Development Life Cycle (GDLC) yang meliputi tahap inisiasi, pra-produksi, produksi, pengujian, beta, dan rilis. Game dikembangkan menggunakan Construct 2 dengan penerapan algoritma rule based logic (if–then–else) sebagai implementasi metode pohon keputusan. Materi pembelajaran yang diangkat meliputi perkalian, pembagian, dan pengurangan untuk kelas 4, serta bilangan cacah, KPK, FPB, geometri, dan bangun datar untuk kelas 5. Hasil pengujian menunjukkan bahwa game edukasi “Jelajah Matematika” dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai siswa di atas KKM serta respons positif dari hasil kuesioner. Dengan demikian, game edukasi berbasis metode pohon keputusan ini layak digunakan sebagai media alternatif pembelajaran matematika di sekolah dasar. Kata Kunci: Game edukasi, matematika, pohon keputusan , rule based logic, sekolah dasar.