<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Aplikasi Elektrokoagulasi Berulang Pada Pengolahan Limbah&#13;
Cair Industri Tahu di Kota Bogor</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Annisa</mods:namePart><mods:namePart type="family">Ramadhanti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Aplikasi Elektrokoagulasi Berulang Pada Pengolahan Limbah&#13;
Cair Industri Tahu di Kota Bogor&#13;
Annisa Ramadhanti1*&#13;
, Sutanto2&#13;
, Muhammad Fathurrahman3&#13;
1.2.3Program Studi Kimia, Fakultas Metematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Pakuan&#13;
Email : 1&#13;
annisaramadhanti2412@gmail.com* (Corresponding author*)&#13;
Abstrak&#13;
Informasi Jurnal&#13;
Kata Kunci: Berkembanganya industri tahu meningkatkan jumlah limbah cair yang berpotensi&#13;
menurunkan kualitas perairan jika dibuang tanpa pengolahan. Tujuan dari&#13;
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengulangan pada proses&#13;
elektrokoagulasi dalam menurunkan kadar pencemar hingga memenuhi baku mutu&#13;
sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2014 Lampiran&#13;
XVIII tentang Baku Mutu Air Limbah Pengolahan Kedelai. Air limbah tahu akan&#13;
dilakukan elektrokoagulasi berulang dengan variasi tegangan (20V dan 30V), jarak&#13;
plat elektroda 4 cm, dan variasi waktu (15, 30, 45, dan 60 menit). Air limbah tahu&#13;
sebelumnya akan dilakukan karakteristik awal dan akhir setelah proses&#13;
elektrokoagulasi. Tegangan dan waktu kontak terbaik yang dicapai pada penelitian&#13;
ini yaitu pada tegangan 20 V selama 60 menit pada tahap pengolahan kedua. Hal&#13;
tersebut ditunjukkan dengan adanya penurunan nilai COD, TSS dan DHL&#13;
sedangkan nilai DO dan pH mengalami kenaikan. Pada penelitian ini nilai TSS&#13;
sudah memenuhi baku mutu walaupun untuk parameter pH dan COD masih belum&#13;
memenuhi baku mutu namun memberikan hasil yang menunjukkan bahwa kualitas&#13;
air limbah semakin baik.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Kimia</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-07-21</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>