eprintid: 10515 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/05/15 datestamp: 2026-02-25 01:41:32 lastmod: 2026-02-25 01:41:32 status_changed: 2026-02-25 01:41:32 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Wibowo, Aryo creators_name: Susilawati K., Tuti creators_name: Sukmana, Sobar creators_NPM: 0101211134 creators_NPM: NIDK8900840022 creators_NPM: NIDN0429097004 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Susilawati K., Tuti contributors_name: Sukmana, Sobar contributors_NIDN: NIDK8900840022 contributors_NIDN: NIDN0429097004 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Analisis Yuridis Kejahatan Perikanan Lintas Negara Yang Terorganisir (Studi Kasus: Kapal Run Zeng 03 Dan Kapal Run Zeng 05 Atas Kejahatan Perikanan Illegal Fishing Di Laut Arafuru) ispublished: pub subjects: IUU subjects: bk divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Penulisan hukum ini secara komprehensif menganalisis fenomena kejahatan perikanan lintas negara yang terorganisir, dengan fokus studi kasus pada keterlibatan kapal Run Zeng 03 dan Run Zeng 05 dalam praktik illegal fishing di perairan Laut Arafuru. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor pendorong terjadinya kejahatan perikanan transnasional, seperti modus operandi pemadaman sistem identifikasi otomatis (AIS) yang sengaja dilakukan untuk menghindari deteksi, penggunaan awak kapal asing yang seringkali rentan terhadap eksploitasi, serta dampak negatif dari kegiatan penangkapan ikan ilegal yang merugikan ekosistem dan ekonomi negara pantai. Lebih lanjut, skripsi ini mengkaji kerangka pengaturan hukum internasional yang relevan, khususnya Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982, untuk memahami batasan yurisdiksi negara pantai dan upaya- upaya penegakan hukum yang dapat dilakukan. Dalam konteks penanganan kasus Run Zeng, penelitian ini menguraikan langkah-langkah strategis yang telah diambil oleh Pemerintah Indonesia. Upaya penanganan ini melibatkan kolaborasi multinasional yang intensif dengan berbagai lembaga domestik seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Bareskrim POLRI, dan Kementerian Luar Negeri, serta dengan otoritas negara tetangga seperti Papua Nugini dan Australia. Selain itu, keterlibatan organisasi internasional seperti International Organization for Migration (IOM) juga disoroti dalam aspek perlindungan hak asasi manusia para awak kapal. Hasil penelitian ini secara tegas menunjukkan urgensi dan efektivitas penegakan hukum yang bersifat modern, menjunjung tinggi integritas, dan berbasis pada kolaborasi lintas sektoral serta lintas negara. Hal ini krusial tidak hanya untuk melindungi kekayaan sumber daya alam laut yang tak ternilai, tetapi juga untuk menjaga kedaulatan maritim Indonesia dari ancaman kejahatan transnasional, serta menjamin perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia bagi seluruh pihak yang terlibat. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Wibowo, Aryo and Susilawati K., Tuti and Sukmana, Sobar (2025) Analisis Yuridis Kejahatan Perikanan Lintas Negara Yang Terorganisir (Studi Kasus: Kapal Run Zeng 03 Dan Kapal Run Zeng 05 Atas Kejahatan Perikanan Illegal Fishing Di Laut Arafuru). Skripsi thesis, Universitas Pakuan.