eprintid: 10527 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/05/27 datestamp: 2026-02-28 02:45:45 lastmod: 2026-02-28 02:45:45 status_changed: 2026-02-28 02:45:45 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Ratu Azzahra, Fatimah creators_name: Febrianty, Yenny creators_name: Handoyo DP, Sapto creators_NPM: 010121161 creators_NPM: NIDN0403027403 creators_NPM: NIDN0407027402 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Febrianty, Yenny contributors_name: Handoyo DP, Sapto contributors_NIDN: NIDN0403027403 contributors_NIDN: NIDN0407027402 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Penanganan Transnational Organized Crime Dalam Kasus Ekspor Obat-Obatan Terlarang Ke Indonesia Berdasarkan Hukum Internasional Dalam Convention On Psychotropic Substances 1971 ispublished: pub subjects: 7 subjects: ConventionOnPsychotropicSubstances subjects: ObatTerlarang subjects: fv divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Perdagangan gelap obat-obatan terlarang lintas negara merupakan bagian dari kejahatan transnasional terorganisir (transnational organized crime) yang menjadi ancaman serius bagi keamanan dan kesehatan publik, termasuk di Indonesia. Dalam konteks ini, Convention on Psychotropic Substances 1971 sebagai instrumen hukum internasional berperan penting dalam mengatur pengendalian produksi, distribusi, dan perdagangan zat psikotropika secara global. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi Convention on Psychotropic Substances 1971 dalam perdagangan ekspor obat-obatan terlarang ke Indonesia serta tantangan dan solusi dari implementasi Convention on Psychotropic Substances 1971 terhadap Transnational Organized Crime. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan deskriptif analisis untuk mengkaji konvensi tersebut diimplementasikan dalam penanganan ekspor obat-obatan terlarang ke Indonesia. Dengan langkah- langkah tersebut, implementasi Convention on Psychotropic Substances 1971 dalam menangani ekspor obat-obatan terlarang ke Indonesia diharapkan menjadi lebih efektif dan terkoordinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Indonesia telah meratifikasi dan mengadopsi ketentuan konvensi ke dalam hukum nasional, implementasinya menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan regulasi antarnegara, lemahnya kerjasama penegakan hukum lintas batas, serta keterbatasan kapasitas pengawasan terhadap peredaran obat psikotropika di wilayah perbatasan dan pelabuhan. Untuk mengatasi hambatan tersebut, diperlukan penguatan koordinasi internasional, harmonisasi kebijakan nasional dengan standar konvensi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam pengawasan dan pelacakan jalur perdagangan gelap. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Ratu Azzahra, Fatimah and Febrianty, Yenny and Handoyo DP, Sapto (2025) Penanganan Transnational Organized Crime Dalam Kasus Ekspor Obat-Obatan Terlarang Ke Indonesia Berdasarkan Hukum Internasional Dalam Convention On Psychotropic Substances 1971. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.