eprintid: 10555 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/05/55 datestamp: 2026-03-05 01:57:54 lastmod: 2026-03-05 01:57:54 status_changed: 2026-03-05 01:57:54 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Ikrar Putra Chandrika, Muhammad creators_name: Mega Wijaya, Mustika creators_name: Kusnadi, Nandang creators_NPM: 010120133 creators_NPM: NIDN0218098501 creators_NPM: NIDN0406056704 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Mega Wijaya, Mustika contributors_name: Kusnadi, Nandang contributors_NIDN: NIDN0218098501 contributors_NIDN: NIDN0406056704 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Analisis Kedudukan Hukum Hopetech Pte Ltd Dalam Perjanjian Penyaluran Pinjaman (Studi Kasus Perkara Nomor: 263/Pdt.G/2021/PN.PN.Jkt.Sel) ispublished: pub subjects: Perjanjian subjects: Wanprestasi subjects: fr divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Dalam dunia usaha, kebutuhan akan dana sering kali mengharuskan pelaku bisnis untuk mencari sumber pembiayaan, baik dari modal sendiri maupun melalui pinjaman. Di Indonesia, penyaluran pinjaman diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan melibatkan berbagai lembaga keuangan, termasuk fintech. Penelitian ini berfokus pada perjanjian penyaluran pinjaman antara Hopetech Pte Ltd, sebuah perusahaan asal Singapura, dan PT. Alfa Fintech di Indonesia, yang menjadi subjek perkara hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pinjaman merupakan suatu bentuk kredit yang diberikan oleh pemberi kepada penerima kredit dengan syarat pengembalian dalam jangka waktu tertentu. Menurut Pasal 1754 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bahwa perjanjian pinjaman tidak hanya melibatkan aspek finansial, tetapi juga aspek hukum yang mengatur hubungan antara para pihak. Penelitian ini merumuskan beberapa masalah utama: Kedudukan hukum Hopetech Pte Ltd dalam perjanjian penyaluran pinjaman di Indonesia, bagaimana analisis pertimbangan hakim dalam putusan majelis hakim terkait perkara ini, Implikasi hukum dari kedudukan Hopetech Pte Ltd dalam konteks penyaluran pinjaman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen dan studi kasus. Data dikumpulkan melalui tinjauan pustaka mengenai peraturan yang berlaku serta analisis terhadap putusan pengadilan yang relevan. Penelitian ini juga melibatkan wawancara dengan ahli hukum untuk mendapatkan perspektif yang lebih mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedudukan hukum Hopetech Pte Ltd sebagai pemberi pinjaman memiliki implikasi signifikan terhadap kepatuhan terhadap regulasi OJK. Fakta-fakta hukum yang diidentifikasi mencakup syarat-syarat sahnya perjanjian, kewajiban kedua belah pihak, serta potensi wanprestasi yang terjadi. Analisis juga menyoroti pentingnya transparansi dalam perjanjian untuk melindungi hak-hak pihak-pihak yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum Hopetech Pte Ltd sebagai pemberi pinjaman asing memiliki konsekuensi hukum yang signifikan, terutama terkait kepatuhan terhadap regulasi OJK. Putusan majelis hakim menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian serta perlunya kejelasan kontrak untuk mengurangi potensi sengketa. Disarankan agar perusahaan fintech seperti Hopetech Pte Ltd memastikan kepatuhan terhadap regulasi lokal dan menyusun perjanjian yang transparan dan adil. Selain itu, diperlukan peningkatan literasi hukum bagi pelaku usaha untuk memahami hak dan kewajiban mereka dalam perjanjian lintas negara. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Ikrar Putra Chandrika, Muhammad and Mega Wijaya, Mustika and Kusnadi, Nandang (2025) Analisis Kedudukan Hukum Hopetech Pte Ltd Dalam Perjanjian Penyaluran Pinjaman (Studi Kasus Perkara Nomor: 263/Pdt.G/2021/PN.PN.Jkt.Sel). Skripsi thesis, Universitas Pakuan.