eprintid: 10588 rev_number: 7 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/05/88 datestamp: 2026-03-11 01:45:49 lastmod: 2026-03-11 01:45:49 status_changed: 2026-03-11 01:45:49 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Tjan, Velliana creators_name: Kusnadi, Nandang creators_name: Susilawati K., Tuti creators_NPM: 010121005 creators_NPM: NIDN0406056704 creators_NPM: NIDK8900840022 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Kusnadi, Nandang contributors_name: Susilawati K., Tuti contributors_NIDN: NIDN0406056704 contributors_NIDN: NIDK8900840022 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Peran Dinas Parawisata Dan Budaya Kota Bogor Dalam Pelestarian Cagar Budaya Tionghoa Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Cagar Budaya ispublished: pub subjects: CagarBudaya subjects: dt divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Pelestarian cagar budaya merupakan upaya strategis dalam menjaga identitas dan keberlanjutan warisan sejarah di tengah perkembangan modernisasi. Salah satu warisan budaya yang memiliki nilai historis dan kultural tinggi adalah tradisi masyarakat etnis Tionghoa di Kota Bogor, khususnya di kawasan Jalan Suryakencana sebagai pusat kawasan pecinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bogor dalam pelestarian cagar budaya Tionghoa berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 17 Tahun 2019 tentang Cagar Budaya, mengidentifikasi hambatan pelaksanaannya, serta menilai efektivitas penerapan sanksi terhadap pelanggaran perusakan cagar budaya. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan dukungan data empiris melalui studi kepustakaan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pariwisata dan Budaya telah berperan dalam perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya melalui pembinaan komunitas, fasilitasi kegiatan budaya, serta promosi wisata budaya seperti perayaan Cap Go Meh. Namun, pelaksanaan kebijakan masih menghadapi hambatan berupa rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan anggaran, dan belum optimalnya koordinasi kelembagaan. Selain itu, penerapan sanksi terhadap pelanggaran cagar budaya belum berjalan maksimal sebagai instrumen perlindungan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan peran pemerintah daerah, peningkatan partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum yang konsisten agar pelestarian cagar budaya Tionghoa di Kota Bogor dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. date: 2026 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Tjan, Velliana and Kusnadi, Nandang and Susilawati K., Tuti (2026) Peran Dinas Parawisata Dan Budaya Kota Bogor Dalam Pelestarian Cagar Budaya Tionghoa Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 17 Tahun 2019 Tentang Cagar Budaya. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.