eprintid: 10602 rev_number: 8 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/06/02 datestamp: 2026-03-14 02:05:08 lastmod: 2026-03-14 02:05:08 status_changed: 2026-03-14 02:05:08 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Sesilia Toe Labina, Maria creators_name: Suhermanto, Suhermanto creators_name: Mega Wijaya, Mustika creators_NPM: 010121251 creators_NPM: NIDN0425106101 creators_NPM: NIDN0218098501 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Suhermanto, Suhermanto contributors_name: Mega Wijaya, Mustika contributors_NIDN: NIDN0425106101 contributors_NIDN: NIDN0218098501 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Analisis Yuridis Sistem Pewarisan Hukum Adat Terhadap Kedudukan Perempuan Pada Masyarakat Adat Lamaholot Di Flores Timur ispublished: pub subjects: 40 subjects: Wanita/Perempuan subjects: bt divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Penelitian ini membahas mengenai sistem pembagian warisan terhadap kedudukan anak perempuan pada Masyarakat adat Lamaholot di Flores Timur yang menganut kekerabatan patrilineal. Hukum waris di Indonesia di dasarkan pada hukum waris KUHPerdata, hukum waris Islam dan hukum waris adat. Dalam hukum waris adat memiliki beragam sistem, seperti waris adat berdasarkan sistem kekerabatan patrilineal yang menarik garis ketutunan dari ayah, sistem kekerabatan matrilineal yang menarik garis keturunan dari garis ibu, dan sistem kekerabatan bilateral atau parental menarik garis keturunan dari garis ibu dan ayah. Pada sistem kekerabatan patrilinial yang berhak atas warisan adalah anak laki-laki saja sehingga anak perempuan tidak mendapat warisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pembagian waris dan kedudukan anak perempuan dalam pembagian waris masyarakat adat Lamaholot di Flores Timur dan untuk mengetahui permasalahan yang muncul dalam pembagian waris pada masyarakat adat Lamaholot serta upaya penyelesaiannya. Metode yang digunakan adalah normatif empiris. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap literatur yang relevan serta wawancara bersama pihak yang terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada masyarakat adat Lamaholot, yang berhak mendapat warisan adalah anak laki-laki berdasarkan keputusan adat. Dalam proses pewarisan seringkali menimbulkan bentrok antara anak laki- laki dan anak perempuan dikarenakan anak perempuan ingin memiliki warisan dari orang tuanya, sehingga dilakukan perundingan bersama pemangku adat. Dalam perundingan ini anak perempuan hanya akan mendapatkan warisan jika ada belas kasihan dari anak laki-laki untuk berbagi kepadanya. Jika tidak maka semua keputusan akan kembali kepada aturan adat yang berlaku. Kesimpulan dari penelitian ini adalah yang berhak atas harta warisan pada masyarakat adat Lamholot hanyalah anak laki-laki dan anak perempuan hanya bisa memiliki warisan jika mendapatkan sedikit bagian dari saudaranya sesuai dengan keputusan adat. Dibutuhkannya peninjauan lebih dalam mengenai aturan adat agar lebih mengikat dan memiliki nilai keadilan. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Sesilia Toe Labina, Maria and Suhermanto, Suhermanto and Mega Wijaya, Mustika (2025) Analisis Yuridis Sistem Pewarisan Hukum Adat Terhadap Kedudukan Perempuan Pada Masyarakat Adat Lamaholot Di Flores Timur. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.