    {
      "institution": "Universitas Pakuan",
      "userid": 44,
      "abstract": "Pembunuhan merupakan suatu perbuatan atau tindakan yang tidak manusiawi dan atau suatu perbuatan yang tidak berperikemanusiaan, karena pembunuhan merupakan suatu tindak pidana terhadap nyawa orang lain tanpa mempunyai rasa kemanusiaan. Terkadang, pelaku tindak pidana pembunuhan ini tidak hanya dilakukan oleh satu orang saja, tapi dapat pula dilakukan dengan ikut sertanya dua orang atau lebih dalam melaksanakan aksi pembunuhan tersebut. Dengan merujuk pada ketentuan pasal-pasal dalam KUHP seperti Pasal 338 mengenai pembunuhan, subyek hukum yang disebutkan dan dimaksudkan dalam rumusan tindak pidana adalah hanya satu orang, bukan beberapa orang. Sifat penelitian dalam penulisan hukum ini adalah deskriptif analitis dengan jenis penelitian hukum normatif, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik penelitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research), serta pengolahan data dilakukan secara kualitatif. Faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana pembunuhan yang dilakukan bersama-sama meliputi faktor internal dan faktor eksternal dari pelaku. Selain itu, faktor penyebab lain terjadinya pada kasus yang dibahas, adalah adanya kepercayaan terhadap hal-hal mistis, adanya bantuan dari pelaku lain dalam melakukan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama, dan pelaku mempunyai sifat tidak berperikemanusiaan. Penerapan sanksi pidana dalam tindak pidana pembunuhan yang dilakukan bersama-sama, yaitu terdakwa didakwa dengan dakwaan alternatif, yaitu melanggar Pasal 338, Pasal 339 Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Depok telah menjatuhkan putusan yang menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana pembunuhan yang dilakukan secara bersama-sama dan memidana terdakwa dengan pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun, menetapkan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dengan pidana yang dijatuhkan, serta menetapkan agar terdakwa tetap ditahan. Kendala yang dihadapi dalam penerapan sanksi pidana dan upaya jalan keluarnya, antara lain tuntutan pidana dari Jaksa Penuntut Umum mempengaruhi Hakim dalam menjatuhkan putusan pidana, upaya jalan keluar untuk kendala ini adalah Hakim harus menyadari bahwa dalam menjatuhkan pidana diberikan jaminan kebebasan dalam memutus perkara guna menegakkan hukum dan keadilan; banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh Hakim dalam menjatuhkan putusan, upaya jalan keluar untuk kendala ini adalah dengan dibuatnya sebuah sistem yang membuat Hakim tidak tergantung kepada ketentuan pidana dalam peraturan perundang-undangan dalam penjatuhan pidana; masalah independensi Hakim dan rasa keadilan masyarakat, upaya jalan keluar untuk kendala ini adalah Hakim harus memahami maksud dari Pasal 27 UUD Tahun 1945 dan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman; serta kendala dalam proses persidangan, upaya jalan keluar untuk kendala ini adalah Hakim harus mengkaji ulang kasus tindak pidana tersebut didasarkan kepada teori pembuktian yang ada di dalam hukum acara pidana, terdakwa dapat diberikan sanksi yang keras oleh Hakim, dan Hakim meminta bantuan pengamanan dari Kepolisian serta pihak pengamanan yang ada di pengadilan.",
      "corp_creators": [
        "Universitas Pakuan",
        "KODEPRODI74021#ILMU HUKUM"
      ],
      "dir": "disk0\/00\/01\/06\/16",
      "date_type": "published",
      "thesis_type": "Skripsi",
      "creators": [
        {
          "name": {
            "honourific": null,
            "lineage": null,
            "given": "Brima",
            "family": "Nugraha Pambudi"
          },
          "NPM": 10110100
        }
      ],
      "eprintid": 10616,
      "subjects": [
        "Sanksi",
        "as"
      ],
      "status_changed": "2026-04-06 00:57:08",
      "metadata_visibility": "show",
      "full_text_status": "none",
      "department": "KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM",
      "contributors": [
        {
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS"
        },
        {
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS"
        }
      ],
      "eprint_status": "archive",
      "datestamp": "2026-04-06 00:57:08",
      "lastmod": "2026-04-06 00:57:08",
      "thesis_name": "Sarjana",
      "type": "thesis",
      "title": "Penerapan Sanksi Pidana Dalam Tindak Pidana Pembunuhan Yang Dilakukan Bersama-sama (Studi Kasus Putusan Nomor 335\/PID.B\/201\/PN.DPK.)",
      "divisions": [
        "sch_art"
      ],
      "date": 2016,
      "rev_number": 7,
      "ispublished": "pub",
      "uri": "http:\/\/eprints.unpak.ac.id\/id\/eprint\/10616"
    }