<mets:mets OBJID="eprint_10617" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-09T20:14:41Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10617_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Perbandingan Pengaturan Dan Pelaksanaan Pembebasan Bersyarat Antara Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Indra</mods:namePart><mods:namePart type="family">Gunawan Tri Putra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lilik</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prihatini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Herli</mods:namePart><mods:namePart type="family">Antoni</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pembebasan bersyarat merupakan salah satu mekanisme dalam sistem hukum pidana yang memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk kembali ke masyarakat sebelum menyelesaikan seluruh masa hukumannya, dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi. Mekanisme ini tidak hanya memberikan kesempatan rehabilitasi kepada warga binaan tetapi juga meringankan beban Lembaga Pemasyarakatan yang sering kali mengalami kelebihan kapasitas. Pentingnya pembebasan bersyarat terletak pada masa percobaan karena pada masa tersebut merupakan masa peralihan untuk warga binaan dari kehidupan dalam Lembaga Pemasyarakatan menuju kehidupan yang bebas di luar dari Lembaga Pemasyarakatan karena warga binaan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Penulisan hukum ini menjelaskan Bagaimana pembebasan bersyarat dilihat dari aspek filosofis, sosiologis dan yuridis, kemudian Bagaimana perbandingan kelebihan dan kekurangan antara ketentuan dari pembebasan bersyarat dalam KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan Bagaimana pengaturan dan pelaksanaan pembebasan bersyarat dalam perspektif teori tujuan/relatif pemidanaan dan teori efektifitas pemidanaan. Jenis penelitian ini menggunakan normative yang didukung Oleh empiris, lalu sifat penelitian ini bersifat deskriptif analitis, kemudian menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analitis, teknik pengumpulan datanya berupa studi kepustakan dan studi lapangan, serta teknik pengolahan data yaitu kualitatif menggunakan kalimat yang mudah dimengerti. Berdasarkan uraian diatas Pembebasan bersyarat merupakan bentuk kebijakan pemidanaan yang mencerminkan pendekatan humanis dalam sistem hukum pidana. Dalam KUHP lama, pengaturannya belum terstruktur secara menyeluruh dan lebih bersifat administratif. Sementara dalam KUHP baru, pembebasan bersyarat diposisikan sebagai bagian dari pidana pengawasan yang diatur secara sistematis dan terintegrasi. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti ketidaksiapan infrastruktur hukum, keterbatasan sumber daya manusia, dan lemahnya pengawasan di lapangan. Agar pembebasan bersyarat dapat berjalan sesuai dengan tujuan pemidanaan, perlu dilakukan penguatan regulasi pelaksana, peningkatan kompetensi petugas pemasyarakatan, serta optimalisasi peran Balai Pemasyarakatan. Penting untuk membangun sistem evaluasi dan pengawasan yang lebih efektif agar proses reintegrasi warga binaan ke masyarakat dapat terlaksana secara maksimal.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Hukum Pidana</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Pembebasan Bersyarat</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10617"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10617_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10617_mods" ADMID="TMD_eprint_10617"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>