<mets:mets OBJID="eprint_10628" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-05-07T09:05:48Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10628_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Putusan Ultra Petit Bagi Pelaku Tindak Pidana Pemerkosaan Yang Dilakukan Secara Bersama-Sama Terhadap Penyandang Disabilitas Tuna Rungu Dan Tuna Wicara (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor: 27//Pid.B/2021/Pn.Bjw)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Putri</mods:namePart><mods:namePart type="family">Radhiyyaa Boerhan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Iwan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Darmawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nandang</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kusnadi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penyandang disabilitas mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara lainnya. Lahirnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas menunjukkan bahwa penyandang disabilitas diakui keberadaannya dan mendapatkan perlindungan hukum yang spesifik. Identifikasi permasalahan penulisan hukum ini adalah bagaimana pertanggungjawaban pidana bagi pelaku tindak pidana perkosaan terhadap penyandang disabilitas secara bersama-sama, bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan ultra petita pada perkara pidana Nomor : 27/Pid.B/2021/PN.Bjw mengenai tindak pidana perkosaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara, dan apa yang menjadi kendala dalam pertanggungjawaban pidana bagi pelaku tindak pidana perkosaan terhadap penyandang disabilitas secara bersama-sama dan bagaimana pula upaya jalan keluarnya. Jenis penelitian dalam penulisan hukum ini adalah penelitian hukum normatif yang didukung oleh penelitian hukum empiris. Sifat penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini adalah deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara penelitian studi kepustakaan dan wawancara. Pengolahan data dalam penulisan hukum ini adalah kualitatif. Pertanggungjawaban pidana bagi pelaku tindak pidana perkosaan terhadap penyandang disabilitas secara bersama-sama adalah para terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara masing-masing 6 (enam) tahun. Pertimbangan Hakim dalam putusan ultra petita pada putusan Nomor : 27/Pid.B/2021/PN.Bjw mengenai tindak pidana perkosaan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap peyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara adalah bahwa Hakim menjatuhkan pidana lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum, sehingga putusan ini disebut sebagai putusan ultra petita. Kendala dalam pertanggungjawaban pidana bagi pelaku tindak pidana perkosaan terhadap penyandang disabilitas secara bersama-sama dan upaya jalan keluarnya ialah akibat kesulitan berkomunikasi dengan penyandang disabilitas tuna rungu dan tuna wicara, maka aparat penegak hukum menyediakan pendamping penerjemah bahasa isyarat. Saran untuk masyarakat memberikan support kepada penyandang disabilitas korban perkosaan.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Perkosa/Pemerkosaan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Putusan Hukum Melebihi Tuntutan/Ultra Petita</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Penyandang Disabilitas</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2024</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10628"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10628_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10628_mods" ADMID="TMD_eprint_10628"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>