<mets:mets OBJID="eprint_10634" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-18T09:36:13Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10634_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Perbandingan Pengaturan Gugurnya Kewenangan Penuntutan Dan Pelaksanaan Pidana Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Risma</mods:namePart><mods:namePart type="family">Syntia Putri</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Asmak</mods:namePart><mods:namePart type="family">ul Hosnah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Isep</mods:namePart><mods:namePart type="family">H. Insani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Penelitian ini dilatarbelakangi dalam hukum pidana Indonesia melalui lahirnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang menggantikan KUHP warisan kolonial Belanda sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Salah satu aspek penting yang mengalami perubahan adalah pengaturan mengenai gugurnya kewenangan penuntutan dan pelaksanaan pidana, yang berkaitan erat dengan prinsip kepastian hukum, perlindungan hak asasi manusia, dan pembaruan sistem pemidanaan. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini mengidentifikasi dua masalah utama yaitu bagaimana persamaan dan perbedaan dalam pengaturan gugurnya kewenangan penuntutan dan pelaksanaan pidana menurut KUHP 1946 dan KUHP 2023 serta bagaimana perspektif implikasi terhadap perubahan pengaturan gugurnya kewenangan penuntutan dan pelaksanaan pidana menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah Yuridis Normatif dengan pendekatan Empiris. Sifat penelitian dalam penulisan ini deskriptif analitis dengan penelitian komparatif. Teknik pengumpulan data dengan cara Penelitian Keperpustakaan (Library Research) dan penelitian lapangan atau wawancara (Field Research). Pengolahan data menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUHP 2023 memperluas alasan gugurnya kewenangan, adanya penyelesaian di luar pengadilan, menetapkan pembayaran maksimum denda, serta menyesuaikan tenggang daluwarsa secara lebih proporsional. Perubahan ini mencerminkan pergeseran dari pendekatan retributif menuju rehabilitatif dan restoratif. Dalam KUHP 2023 mengenai perspektif implikasi memberikan pengaturan yang lebih komprehensif, menjamin kepastian hukum, dan meningkatkan perlindungan hak asasi manusia. Aparat penegak hukum, khususnya penyidik dan penuntut umum, harus terus meningkatkan kompetensi dan pemahaman terhadap ketentuan baru KUHP 2023 agar mampu mengimplementasikan gugurnya kewenangan penuntutan dan pelaksanaan pidana secara tepat dan berkeadilan. Perlu dilakukan sosialisasi luas dan pendidikan hukum kepada aparat penegak hukum dan masyarakat mengenai perubahan dan ketentuan baru dalam KUHP 2023, khususnya terkait gugurnya kewenangan penuntutan dan pelaksanaan pidana agar penerapan hukum menjadi lebih efektif dan tepat. Penegak hukum harus selalu mengedepankan prinsip perlindungan hak asasi manusia dalam menerapkan ketentuan gugurnya kewenangan penuntutan dan pelaksanaan pidana agar tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan dan menjamin keadilan bagi semua pihak.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Perbandingan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10634"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10634_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10634_mods" ADMID="TMD_eprint_10634"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>