<mets:mets OBJID="eprint_10636" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-05-10T08:55:21Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10636_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Pembagian Harta Warisan Terhadap Anak Yang Berbeda Agama Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Dan Kompilasi Hukum Islam</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Herwinda</mods:namePart><mods:namePart type="family">Intan Nur Fireiani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Farahdinny</mods:namePart><mods:namePart type="family">Siswajanthy</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Yenny</mods:namePart><mods:namePart type="family">Febrianty</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Fenomena kewarisan beda agama di Indonesia bukan suatu hal yang asing lagi, mengingat negara Indonesia yang pluralistik dengan berbagai suku, ras, dan agama mengakibatkan salah satunya perbedaan agama antara anak dengan orang tuanya. Perbedaan agama ini sangatlah berpengaruh pada pembagian harta warisan. Dari permasalahan ini peneliti mengajukan dua rumusan masalah: 1) Bagaimana pertimbangan hakim dalam menyelesaikan kasus perkara pembagian hak waris beda agama pada Putusan Perkara No. 4510/Pdt.P/2021/PA. Sby. 2) Permasalahan apa yang timbul dari pembagian harta warisan beda agama pada Perkara No. 4510/Pdt.P/2120/PA. Sby. Dilihat dari sudut pandang hukum Perdata perbedaan agama tidak menjadi penghalang seseorang menjadi ahli waris dan berhak mendapat harta warisan, argumentasi tersebut terdapat pada Pasal 838 KUHPerdata, dimana pada pasal tersebut menyatakan yang tidak berhak menjadi ahli waris adalah mereka yang dipersalahkan telah membunuh, memfitnah pewaris telah melakukan suatu kejahatan dengan hukuman lima tahun penjara, melakukan kekerasan, dan juga telah menggelapkan, merusak atau memalsukan surat wasiat. Sedangkan jika dilihat dari sudut pandang hukum Islam, apabila terdapat perbedaan agama antara pewaris dan ahli waris dimana pewaris beragama Islam dan ahli waris beragama non Muslim, maka anak tersebut tidak berhak mewarisi. Argumentasi tersebut terdapat pada pasal 171 huruf c KHI yang berbunyi "ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan pewaris, beragama Islam dan tidak terhalang karena hukum untuk menjadi ahli waris". Salah satu kasus kewarisan beda agama pada putusan Pengadilan Agama Surabaya No. 4510/Pdt.P/2021/PA.Sby penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam memberikan harta peninggalan kepada ahli waris non Muslim dengan lembaga wasiat wajibah. Wasiat wajibah adalah suatu wasiat yang diperuntukan kepada ahli waris atau kerabat yang tidak memperoleh bagian harta warisan dari orang yang wafat, karena adanya suatu halangan syara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Adapun hasil penelitian ini hakim memberikan wasiat wajibah kepada ahli waris non Muslim dengan pertimbangan Yurisprudensi Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 368 K/Ag/1995 jo. Putusan MA No. 51 K/Ag/1999 tanggal 29 September 1999.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Anak</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Beda Agama</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Waris/Warisan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2024</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10636"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10636_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10636_mods" ADMID="TMD_eprint_10636"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>