<mets:mets OBJID="eprint_10650" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-28T11:32:47Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10650_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Penyelesaian Sengketa Waris Tanah Adat Pada Masyarakat Adat Kuno</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Joy</mods:namePart><mods:namePart type="family">Pranata Barus</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dinalara</mods:namePart><mods:namePart type="family">D. Butar-butar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Walter</mods:namePart><mods:namePart type="family">AL Sinaga</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tanah sebagai salah satu obyek dalam waris, sangat mungkin terjadi perselisihan menyangkut tanah adat yang apabila tidak ditindaklanjuti akan menimbulkan sengketa. Perselisihan atas pewarisan tanah adat inilah yang menimbulkan sengketa waris tanah adat. Dengan demikian, sengketa waris tanah adat merupakan sengketa yang terjadi dalam lingkup hukum adat yang berkaitan dengan proses pewarisan tanah adat. Permasalahan yang diteliti, yaitu Bagaimanakah kedudukan sistem waris pada masyarakat adat Karo pada sistem hukum di Indonesia? dan Bagaimanakah penyelesaian sengketa waris tanah adat pada masyarakat adat Karo? Sifat penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini yaitu deskriptif analitis dengan jenis penelitian hukum normatif empiris, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik penclitian kepustakaan (library research) dan penelitian lapangan (field research), serta pengolahan data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kedudukan sistem waris pada masyarakat adat Karo pada sistem hukum di Indonesia, yaitu didasarkan pada garis keturunan ayah (patriarchaat). Sesuai dengan sistem kekerabatan patrilineal, maka dalam hukum waris adat Karo yang menjadi ahli waris hanyalah anak laki-laki, karena anak laki-laki dianggap sebagai penerus marga, sedangkan anak perempuan dan janda tidak menjadi ahli waris. penyelesaian sengketa waris tanah adat pada masyarakat adat Karo dilakukan melalui tiga cara, yaitu penyelesaian sengketa melalui runggun; penyelesaian sengketa melalui perumah begu, dan penyelesaian sengketa melalui pengadilan negeri. Permasalahan yang dihadapi dalam penyelesaian sengketa waris tanah adat pada masyarakat adat Karo, meliputi tidak tercapainya penyelesaian sengketa waris tanah adat melalui runggun dan perumah begu, dimana ahli waris yang bersengketa tidak mau menerima hasil penyelesaian sengketa melalui runggun dan perumah begu tersebut. Permasalahan lainnya yaitu permasalahan penyelesaian sengketa waris tanah adat melalui pengadilan, dimana permasalahan tersebut terdiri dari permasalahan internal dan permasalahan eksternal. Permasalahan internal terdiri dari kebijaksanaan hakim, profesionalisme hakim dan administrasi pengadilan, sedangkan permasalahan eksternal terdiri dari partisipasi pihak bersengketa dan kuasa hukumnya dan permasalahan undang-undang.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Tanah Ulayat/Tanah Adat</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Waris/Warisan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Tanah/Pertanahan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Sengketa</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2021</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Fakultas Hukum</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10650"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10650_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10650_mods" ADMID="TMD_eprint_10650"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>