<mets:mets OBJID="eprint_10667" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-28T11:32:29Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10667_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Penerapan Besaran Penalty Dalam Perjanjian Utang Piutang (Studi Kasus Perkara Nomor: 263/Pdt.G/2021/Pn.Jkt.Sel)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad</mods:namePart><mods:namePart type="family">Irhamul Umam</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Farahdinny</mods:namePart><mods:namePart type="family">Siswajanthy</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dinalara</mods:namePart><mods:namePart type="family">D. Butar-butar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Utang-piutang merupakan perjanjian antara pihak yang satu dengan pihak yang lainnya dan objek yang diperjanjikan pada umumnya adalah uang. Kedudukan pihak yang satu sebagai pihak yang memberikan pinjaman (kreditor), sedang pihak yang lain adalah pihak yang menerima pinjaman uang tersebut (debitor). Inti dari perjanjian utang-piutang adalah kreditor memberikan pinjaman uang kepada debitor, dan debitor wajib mengembalikannya dalam waktu yang telah ditentukan disertai dengan bunganya. Pengembalian utang dilakukan dengan cara mengangsur setiap bulan. Peristiwa yang banyak terjadi pengembalian utang yang wajib dibayar oleh debitor acapkali tidak sebagaimana yang telah diperjanjikan. apabila debitor tidak melakukan apa yang dijanjikannya maka dapat dikatakan ia melakukan wanprestasi atau ingkar janji. Namun terdapat perbedaan pada faktanya, dimana pihak kreditor yang melakukan ingkar janji. Penelitian ini menyelidiki penerapan klausul penalty dalam perjanjian utang, berfokus pada Perkara Nomor 263/PDT.G/2021/PN.Jkt.Sel yang dimana Para pihak terbukti secara hukum telah mengikatkan diri satu sama lain melalui perjanjian, dimana salah satu pihak melakukan wanprestasi. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis implikasi hukum dari ketentuan denda dan penegakannya dalam konteks kewajiban kontraktual, serta menilai keseimbangan antara perlindungan kreditor dan hak debitor. Menggunakan pendekatan normative yuridis disertai pendekatan empiris dengan cara melakukan wawancara kepada pihak pengadilan Negeri Jakarta Selatan, mencari tahu mengenai 1. Bagaimana mekanisme penerapan besaran penalty dalam perjanjian utang piutang ?, 2. Faktor apa saja yang mempengaruhi penetapan besaran penalty dalam perjanjian utang piutang ?, 3. Bagaimana analisis penerapan besaran penalty dalam perjanjian utang piutang pada Perkara Nomor: 263/Pdt.G/2021/PN.Jkt.Sel ?. Skripsi ini mengevaluasi putusan pengadilan dan norma hukum yang relevan terkait sanksi dalam perjanjian utang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa meskipun klausul penalty bertujuan memberikan insentif untuk kepatuhan, penerapannya harus selaras dengan standar hukum untuk mencegah penilaian yang berlebihan atau tidak rasional. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih holistik tentang peran sanksi dalam perjanjian utang di dalam kerangka hukum Indonesia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Perjanjian</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Wanprestasi</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Hutang Piutang</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10667"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10667_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10667_mods" ADMID="TMD_eprint_10667"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>