<mets:mets OBJID="eprint_10671" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-05-07T10:03:32Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10671_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Tinjauan Yuridis Pemulihan Kerugian Negara Berdasarkan Hak Gugatan Perdata Pada Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rama</mods:namePart><mods:namePart type="family">Putra Mulyana</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Farahdinny</mods:namePart><mods:namePart type="family">Siswajanthy</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Mustika</mods:namePart><mods:namePart type="family">Mega Wijaya</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Upaya hukum untuk meminta pertanggungjawaban akibat suatu perbuatan yang menimbulkan kerugian keuangan negara seringkali mengalami kendala. Salah satunya ialah dalam hal tindak pidana korupsi yang notabenenya adalah suatu kejahatan yang digolongkan dalam extra ordinary crime seringkali penyidik tidak menemukan cukup alat bukti namun secara nyata telah menimbulkan kerugian keuangan negara. Dalam hal ini Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi khususnya pada Pasal 32 memberikan ruang bagi hukum perdata untuk andil dalam upaya pemulihan kerugian keuangan negara dengan melakukan upaya hukum berupa gugatan secara perdata. Gugatan sendiri ialah merupakan upaya tuntutan hak yang diberikan oleh Pengadilan guna menghindari adanya eigenrichting atau tindakan menghakimi sendiri. Salah satu kasus yang menyorot perhatian publik yang dikarenakan menimbulkan kerugian keuangan negara yang cukup besar adalah pada kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia yang dalam putusan dalam ranah hukum pidana khususnya pada tingkat pertama dan banding dinyatakan merugikan keuangan negara namun selanjutnya pada tingkat kasasi yang diperiksa dan diadili oleh Mahkamah Agung diputus lepas dari segala tuntutan hukum, sehingga hal ini menjadi kendala bagi negara untuk memulihkan kerugian keuangan negara. BLBI timbul karena fungsi Bank Indonesia sebagai lender of the last resort yang memiliki wewenang untuk membantu permasalahan likuiditas bank pada kondisi darurat. Penelitian yang dilaksanakan oleh penulis termasuk dalam jenis penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif analisis. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder. Penelitian ini berusaha menjawab mengenai bagaimana negara melaksanakan haknya untuk melakukan gugatan negara atas kerugian keuangan negara, bagaimana prosedur untuk melakukan gugatan terhadap kerugian keuangan negara serta kendala yang dihadapi dan solusinya bagi Jaksa Pengacara Negara dalam memulihkan kerugian keuangan negara melalui gugatan perdata. Dari penelitian ini ditemukan bahwa upaya gugatan perdata adalah bentuk alternatif penegakan hukum yang berfokus pada pemulihan kerugian keuangan negara, namun hal ini juga masih ditemukan kendala bahwa dalam hal pergeseran hukum publik ke hukum privat belum adanya aturan lebih lanjut yang mengatur mengenai kekhususan prosedural yang mendukung kinerja Jaksa Pengacara Negara agar efektif dan efisien.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Gugatan</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Kerugian</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Likuidasi</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2022</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10671"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10671_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10671_mods" ADMID="TMD_eprint_10671"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>