<mets:mets OBJID="eprint_10683" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-04-28T11:32:30Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10683_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Penerapan Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Hewan (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 169/Pid.Sus/2023/PT.SMG</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Keisya</mods:namePart><mods:namePart type="family">Delindra</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lilik</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prihatini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Isep</mods:namePart><mods:namePart type="family">H. Insani</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Manusia dan lingkungan hidup merupakan dua elemen yang tidak dapat dipisahkan karena saling berkaitan dan saling memengaruhi. Lingkungan hidup bukan hanya tempat tinggal bagi manusia, tetapi juga bagi makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan. Dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dijelaskan bahwa lingkungan adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang memengaruhi alam itu sendiri serta kelangsungan hidup makhluk hidup lainnya. Seiring perkembangan zaman, terutama di era globalisasi, permasalahan lingkungan semakin kompleks dan sebagian besar disebabkan oleh ulah manusia, salah satunya adalah tindakan penganiayaan terhadap hewan. Tindakan tersebut tidak hanya melukai makhluk hidup lain, tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem secara Sifat penelitian ini adalah deskriptif analisis yang pembahasannya dilakukan dengan cara memperoleh data-data yang digambarkan sedemikian rupa secara lengkap, terperinci dan sistematis. Kemudian data tersebut di analisis menggunakan teori- teori ilmu hukum.Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis empiris dengan pendekatan kasus, di mana data diperoleh melalui wawancara dengan aparat penegak hukum serta studi terhadap peraturan perundang- undangan dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penganiayaan hewan antara lain rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kesejahteraan hewan, lemahnya penegakan hukum, serta masih minimnya peran lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat dalam memberikan edukasi dan perlindungan. Pasal 302 KUHP memang mengatur tentang tindak pidana penganiayaan terhadap hewan, namun ancaman pidana yang diberikan masih tergolong ringan dan belum memberikan efek jera. Di sisi lain, pelaksanaan hukum di lapangan masih menghadapi kendala berupa koordinasi antar lembaga yang belum optimal, kurangnya sumber daya, serta tekanan publik yang bersifat emosional. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret seperti revisi terhadap ketentuan Pasal 302 KUHP agar lebih relevan dengan perkembangan saat ini, peningkatan edukasi masyarakat, serta pembentukan regulasi khusus yang mengatur secara komprehensif perlindungan dan kesejahteraan hewan di Indonesia.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Penganiayaan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10683"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10683_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10683_mods" ADMID="TMD_eprint_10683"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>