eprintid: 10684 rev_number: 7 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/06/84 datestamp: 2026-05-11 03:18:58 lastmod: 2026-05-11 03:18:58 status_changed: 2026-05-11 03:18:58 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Karmila, Fatika creators_name: ul Hosnah, Asmak creators_name: Antoni, Herli creators_NPM: 010121103 creators_NPM: NIDN0425126201 creators_NPM: NIDN0423099601 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: ul Hosnah, Asmak contributors_name: Antoni, Herli contributors_NIDN: NIDN0425126201 contributors_NIDN: NIDN0423099601 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Penerapan Restorative Dalam Perkara Tindak Pidana Pengrusakan Tanah Dan Bangunan Pada Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri ispublished: pub subjects: RestorativeJustice divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Restorative justice merupakan pendekatan alternatif dalam penyelesaian perkara pidana yang menitikberatkan pada proses pemulihan kerugian korban, pertanggungjawaban pelaku, dan pemulihan hubungan sosial antara keduanya melalui mekanisme musyawarah dan mufakat yang melibatkan pihak-pihak terkait. Pendekatan ini hadir sebagai respons terhadap keterbatasan sistem peradilan pidana konvensional. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menganalisis penerapan restorative justice dalam perkara tindak pidana pengrusakan tanah dan bangunan yang ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Permasalahan yang diangkat meliputi bagaimana mekanisme penerapan restorative justice dijalankan oleh Dittipidum Bareskrim Polri, serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam implementasinya, dan bagaimana strategi penyelesaiannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif, yang diperkaya dengan data primer berupa hasil wawancara terhadap aparat penegak hukum, guna memperoleh gambaran faktual di lapangan. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun konsep restorative justice telah mulai diterapkan dalam beberapa kasus di Dittipidum Bareskrim Polri, implementasinya masih belum merata. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain terbatasnya pemahaman aparat dan masyarakat mengenai konsep dan prosedur restorative justice, belum optimalnya dukungan regulasi yang secara spesifik mengatur mekanisme pelaksanaannya dalam kasus pengrusakan tanah dan bangunan, serta adanya pihak-pihak tertentu yang masih mengedepankan penyelesaian secara itigasi. Selain itu, pelaksanaan restorative justice juga kerap terkendala oleh para pihak. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Dittipidum Bareskrim Polri untuk mengatasi kendala tersebut. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa restorative justice memiliki potensi besar untuk diterapkan secara lebih luas sebagai bentuk penyelesaian alternatif dalam perkara pengrusakan tanah dan bangunan, terutama dalam rangka mengurangi beban sistem peradilan pidana formal, mempercepat penyelesaian perkara, dan memberikan keadilan yang lebih bermakna bagi korban maupun pelaku. Namun demikian, efektivitas penerapannya sangat bergantung pada kesiapan regulasi yang mendukung, kapasitas aparat penegak hukum, serta keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah pentingnya integrasi kebijakan restorative justice ke dalam sistem peradilan pidana nasional, penguatan regulasi teknis yang mendukung implementasinya di berbagai jenis tindak pidana, serta peningkatan kapasitas dan pemahaman semua pihak yang terlibat melalui pelatihan berkelanjutan. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRIODI74021#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Karmila, Fatika and ul Hosnah, Asmak and Antoni, Herli (2025) Penerapan Restorative Dalam Perkara Tindak Pidana Pengrusakan Tanah Dan Bangunan Pada Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.