eprintid: 10696 rev_number: 6 eprint_status: archive userid: 46 dir: disk0/00/01/06/96 datestamp: 2026-06-22 06:21:54 lastmod: 2026-06-22 06:21:54 status_changed: 2026-06-22 06:21:54 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Suylistiyowati, Irna creators_NPM: 066118202 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Najwa, Nisa contributors_name: Nhestricia, Nhadira corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: Fakultas Matematika dan Ilmu Pnegetahuan Alam corp_creators: Program Studi Farmasi title: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP SWAMEDIKASI BATUK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN DUREN MEKAR ispublished: pub subjects: QL divisions: sch_che full_text_status: none abstract: HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP SWAMEDIKASI BATUK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN DUREN MEKAR Irna Sulistiyowati, Nisa Najwa Rokmah, Nhadira Nhestricia Program Studi Farmasi, FMIPA, Universitas Pakuan, Bogor, 16134 1 Irnasulistiyowati16@gmail.com*; *; nhadira.nhestricia@unpak.ac. INFO ARTIKEL ABSTRAK Sejarah artikel : Diterima Revisi Dipublikasi Kata kunci Batuk, Masyarakat, Pengetahuan, sikap, Swamedikasi Gejala Batuk adalah refleks yang dipicu oleh iritasi di paru-paru atau saluran pernapasan dan berfungsi sebagai mekanisme alami untuk membersihkan saluran udara dari lendir, zat, atau benda asing. Batuk dapat diatasi melalui pengobatan sendiri; namun, pengobatan sendiri dapat menyebabkan konsekuensi negatif jika dilakukan secara tidak tepat. Pengetahuan yang memadai sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku yang tepat terhadap pengobatan sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara pengetahuan dengan sikap swamedikasi batuk pada masyarakat di Kelurahan Duren Mekar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain non-eksperimental. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel bertujuan dan pendekatan potong lintang. Responden adalah individu dari masyarakat di Kelurahan Duren Mekar yang sebelumnya telah melakukan swamedikasi batuk. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner tervalidasi yang terdiri dari tiga kategori: pengetahuan, sikap, dan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 44,6% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, 41,8% memiliki tingkat pengetahuan sedang, dan 13,6% memiliki tingkat pengetahuan rendah. Dari segi sikap, 46,4% diklasifikasikan memiliki sikap yang baik, 42,7% sedang, dan 10,9% buruk. Analisis uji Spearman Rho mengungkapkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap pengobatan sendiri (p=0,000). date: 2025-06-29 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: Fakultas Matematika dan Pengetahuan Alam thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Suylistiyowati, Irna (2025) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN SIKAP SWAMEDIKASI BATUK PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN DUREN MEKAR. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.