<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Pengendalian Kualitas Produk Jersey&#13;
dalam Upaya Mengurangi Jumlah Kerusakan Produk (Studi Kasus Industri Konveksi K8&#13;
Printing Sublime Bandung)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Fikri Nurbudi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prakoso</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Tutus</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rully</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Supriyanto</mods:namePart><mods:namePart type="family">Supriyanto</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>FIKRI NURBUDI PRAKOSO. 021119422. Analisis Pengendalian Kualitas Produk Jersey&#13;
dalam Upaya Mengurangi Jumlah Kerusakan Produk (Studi Kasus Industri Konveksi K8&#13;
Printing Sublime Bandung). Di bawah bimbingan : TUTUS RULLY dan SUPRIYANTO.&#13;
2026.&#13;
Persaingan industri konveksi yang semakin ketat menuntut perusahaan menghasilkan&#13;
produk berkualitas secara konsisten guna memenuhi kepuasan konsumen. K8 Printing&#13;
Sublime Bandung sebagai usaha konveksi yang relatif baru masih menghadapi tingkat&#13;
kerusakan produk jersey yang pada beberapa periode melebihi standar perusahaan sebesar&#13;
2,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pengendalian kualitas produk&#13;
jersey, menganalisis pengendalian kualitas menggunakan metode Statistical Process Control&#13;
(SPC), mengidentifikasi faktor penyebab kerusakan, serta merumuskan usulan perbaikan&#13;
untuk mengurangi jumlah produk rusak.&#13;
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.&#13;
Analisis dilakukan menggunakan alat bantu SPC berupa check sheet, peta kendali p (p-chart),&#13;
diagram Pareto, dan diagram sebab-akibat (fishbone) berdasarkan data produksi tahun 2025.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi belum sepenuhnya berada dalam&#13;
kondisi terkendali secara statistik. Kerusakan desain merupakan jenis kerusakan paling&#13;
dominan, diikuti kerusakan visual, fisik, dan jahitan bermasalah. Faktor penyebab utama&#13;
meliputi aspek manusia, mesin, metode, material, pengukuran, dan lingkungan kerja.&#13;
Berdasarkan hasil analisis tersebut, perusahaan perlu melakukan perbaikan melalui&#13;
standarisasi prosedur kerja, peningkatan pengawasan kualitas pada setiap tahapan produksi,&#13;
pelatihan karyawan, serta perawatan mesin secara berkala guna menekan jumlah produk rusak&#13;
dan meningkatkan kualitas produk.&#13;
Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, Jersey, Produk Rusak, Statistical Process Control (SPC),&#13;
P-chart, Diagram Pareto, Diagram Fishbone.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen operasi</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026-02-03</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Fakultas Ekonomi dan Bisnis</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>