    {
      "contributors": [
        {
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS",
          "name": {
            "lineage": null,
            "family": "Darmawan",
            "honourific": null,
            "given": "Iwan"
          },
          "NIDN": "NIDN0408076801"
        },
        {
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS",
          "name": {
            "lineage": null,
            "family": "Satya Nugraha",
            "honourific": null,
            "given": "Roby"
          },
          "NIDN": "NIDN0428099701"
        }
      ],
      "dir": "disk0\/00\/01\/07\/42",
      "thesis_type": "Skripsi",
      "datestamp": "2026-05-26 02:49:34",
      "status_changed": "2026-05-26 02:49:34",
      "divisions": [
        "sch_art"
      ],
      "subjects": [
        "UltraPetita"
      ],
      "creators": [
        {
          "NPM": 10121351,
          "name": {
            "lineage": null,
            "family": "Martin",
            "honourific": null,
            "given": "Rizky"
          }
        },
        {
          "NPM": "NIDN0408076801",
          "name": {
            "lineage": null,
            "family": "Darmawan",
            "honourific": null,
            "given": "Iwan"
          }
        },
        {
          "NPM": "NIDN0428099701",
          "name": {
            "lineage": null,
            "family": "Satya Nugraha",
            "honourific": null,
            "given": "Roby"
          }
        }
      ],
      "uri": "http:\/\/eprints.unpak.ac.id\/id\/eprint\/10742",
      "corp_creators": [
        "Universitas Pakuan",
        "KODEPRODI74201#ILMU HUKUM"
      ],
      "eprintid": 10742,
      "userid": 44,
      "type": "thesis",
      "metadata_visibility": "show",
      "date_type": "published",
      "ispublished": "pub",
      "abstract": "Tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam merupakan salah satu jenis kejahatan yang sering kali terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, namun sering kali tindakan tersebut luput dari pengawasan yang ketat oleh aparat penegak hukum. Dalam praktik penegakan hukumnya, penerapan sanksi terhadap tindakan tersebut sering kali menghasilkan putusan pengadilan yang bersifat Ultra Petita, di mana Hakim memutuskan vonis di luar batas tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tinjauan yuridis terhadap putusan Ultra Petita dalam konteks tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam, dengan menggunakan Putusan Perkara Nomor 189\/PID.SUS\/2024\/PN.SPG sebagai dasar analisis utama. Identifikasi masalah dalam penulisan hukum ini (1) Apa yang dimaksud putusan ultra petita dalam tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam? (2) Bagaimana tinjauan yuridis terhadap putusan Ultra petita dalam tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam? 3) Apa dampak putusan ultra petita terhadap keadilan dalam proses peradilan pidana terkait tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyiman senjata penikam? Penelitian ini bersifat deskriptif analisis, jenis penelitian normatif empiris, pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang diolah menggunakan metode kualitatif. Pada dasarnya, Hakim seharusnya menjatuhkan putusan yang sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut m, namun praktik ini memunculkan perdebatan yang signifikan terkait aspek kepastian hukum, prinsip keadilan, serta batasan kewenangan hakim dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Penulis dalam penelitian ini bermaksud untuk mengevaluasi apakah putusan Ultra Petita dalam tindak pidama tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam, sebagaimana Mercermin dalam Putusan Perkara Nomor 189\/PID.SUS\/2024\/PN.SPG, Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih\r\nprehensif mengenai fenomena putusan Hakim yang dikeluarkan bersifat Ultra Petita dalam kasus tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tinjauan yuridis terhadap putusan Ultra Petita dalam tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam secara khusus merujuk pada Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta Undang-Undang tentang Kekuasaan Kehakiman Nomor 48 Tahun 2009, yang memberikan landasan hukum untuk memahami kewenangan hakim dalam menjatuhkan putusan di luar tuntutan jaksa.",
      "full_text_status": "none",
      "eprint_status": "archive",
      "lastmod": "2026-05-26 02:49:34",
      "rev_number": 7,
      "thesis_name": "Sarjana",
      "title": "Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Ultra Petita Dalam Tindak Pidana Tanpa Hak Menguasai Dan Menyimpan Senjata Penikam (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 189\/Pid.Sus\/2024\/Pn.Spg)",
      "institution": "Universitas Pakuan",
      "department": "KODEPRODI74201#ILMU HUKUM",
      "date": 2025
    }