<mets:mets OBJID="eprint_10742" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-06-03T20:23:12Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10742_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Ultra Petita Dalam Tindak Pidana Tanpa Hak Menguasai Dan Menyimpan Senjata Penikam (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor 189/Pid.Sus/2024/Pn.Spg)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rizky</mods:namePart><mods:namePart type="family">Martin</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Iwan</mods:namePart><mods:namePart type="family">Darmawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Roby</mods:namePart><mods:namePart type="family">Satya Nugraha</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam merupakan salah satu jenis kejahatan yang sering kali terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, namun sering kali tindakan tersebut luput dari pengawasan yang ketat oleh aparat penegak hukum. Dalam praktik penegakan hukumnya, penerapan sanksi terhadap tindakan tersebut sering kali menghasilkan putusan pengadilan yang bersifat Ultra Petita, di mana Hakim memutuskan vonis di luar batas tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam tinjauan yuridis terhadap putusan Ultra Petita dalam konteks tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam, dengan menggunakan Putusan Perkara Nomor 189/PID.SUS/2024/PN.SPG sebagai dasar analisis utama. Identifikasi masalah dalam penulisan hukum ini (1) Apa yang dimaksud putusan ultra petita dalam tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam? (2) Bagaimana tinjauan yuridis terhadap putusan Ultra petita dalam tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam? 3) Apa dampak putusan ultra petita terhadap keadilan dalam proses peradilan pidana terkait tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyiman senjata penikam? Penelitian ini bersifat deskriptif analisis, jenis penelitian normatif empiris, pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan yang diolah menggunakan metode kualitatif. Pada dasarnya, Hakim seharusnya menjatuhkan putusan yang sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut m, namun praktik ini memunculkan perdebatan yang signifikan terkait aspek kepastian hukum, prinsip keadilan, serta batasan kewenangan hakim dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Penulis dalam penelitian ini bermaksud untuk mengevaluasi apakah putusan Ultra Petita dalam tindak pidama tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam, sebagaimana Mercermin dalam Putusan Perkara Nomor 189/PID.SUS/2024/PN.SPG, Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih&#13;
prehensif mengenai fenomena putusan Hakim yang dikeluarkan bersifat Ultra Petita dalam kasus tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam, Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tinjauan yuridis terhadap putusan Ultra Petita dalam tindak pidana tanpa hak menguasai dan menyimpan senjata penikam secara khusus merujuk pada Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 serta Undang-Undang tentang Kekuasaan Kehakiman Nomor 48 Tahun 2009, yang memberikan landasan hukum untuk memahami kewenangan hakim dalam menjatuhkan putusan di luar tuntutan jaksa.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Putusan Hukum Melebihi Tuntutan/Ultra Petita</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10742"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10742_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10742_mods" ADMID="TMD_eprint_10742"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>