<mets:mets OBJID="eprint_10743" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-06-09T05:25:26Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10743_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Pembebasan Bersyarat Jessica Kumala Wongso Dalam Perkara Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Kopi Sianida Terhadap Mirna Salihin Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Hak Asasi Manusia  Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Syarat Dan Tata Cara Pemberian Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas Dan Cuti Bersyarat</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Viky</mods:namePart><mods:namePart type="family">Kosasih</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Lilik</mods:namePart><mods:namePart type="family">Prihatini</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sobar</mods:namePart><mods:namePart type="family">Sukmana</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Pembebasan bersyarat di negara Indonesia selalu diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pada tahun 2024, perhatian publik melihat kepada Pembebasan Bersyarat terhadap Jessica Kumala Wongso atas kasus pembunuhan berencana kopi sianida terhadap Mirna Salihin. Kasus ini menyita perhatian kembali, setelah munculnya penayangan dokumenter yang berjudul ice cold murder, yang menampilkan kejanggalan dalam proses peradilan pidana terhadap Jessica Kumala Wongso. Oleh karena itu, terdapat identifikasi masalah yang di analisis dan di bahas dalam penelitian ini, diantaranya adalah Kasus Posisi Jessica Kumala Wongso dalam perkara pembunuhan bernecana kopi sianida terhadap Mirna Salihin dan pertimbangan Putusan Perkara Nomor 777/Pid.B/2016/PN.Jkt.Pst, Putusan Perkara Nomor 393/PID/2016/PT.DKI dan Putusan Perkara Nomor 498 K/PID/2017, alasan diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 dan Pembebasan Bersyarat terhadap Jessica Kumala Wongso melalui Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif empiris. Sifat penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik kepustakaan dan penelitian lapangan. Teknik pengolahan data diolah secara kualitatif. Kasus posisi Jessica Kumala Wongso terjadi ketika sedang menikmati kopi bersama korban Mirna Salihin yang menyebabkan korban meninggal dunia. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Putusan Mahkamah Agung menguatkan putusan peradilan tingkat pertama yang menyatakan Jessica Kumala Wongso terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Alasan diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 7 Tahun 2022 ialah untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk merubah perilaku dan perintah dari Undang-Undang tentang Pemasyarakatan. Pembebasan Bersyarat Jessica Kumala Wongso diberikan atas dasar pemberian remisi bagi dirinya.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Pembebasan Bersyarat</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Pembunuhan</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10743"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10743_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10743_mods" ADMID="TMD_eprint_10743"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>