eprintid: 10844 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/08/44 datestamp: 2026-06-10 02:28:53 lastmod: 2026-06-10 02:28:53 status_changed: 2026-06-10 02:28:53 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Maryana, Desy creators_name: Suhermanto, Suhermanto creators_name: Mega Wijaya, Mustika creators_NPM: 010116006 creators_NPM: NIDN0425106101 creators_NPM: NIDN0218098501 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Suhermanto, Suhermanto contributors_name: Mega Wijaya, Mustika contributors_NIDN: NIDN0425106101 contributors_NIDN: NIDN0218098501 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74021#ILMU HUKUM title: Analisis Perlindungan Hukum Bagi Penyewa Yang Beritikad Baik Dalam Pembuatan Perjanjian Sewa Menyewa Yang Dibuat Secara Otentik (Studi Perkara Putusan Nomor: 25/Pdt.G/2017/Pn Cbi Juncto Nomor: 146/Pdt/20/Pt.Bdg.) ispublished: pub subjects: 18 subjects: Itikad_Baik subjects: SewaMenyewa divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Perlindungan hukum adalah tindakan atau upaya untuk melindungi masyarakat dari perbuatan sewenang-wenang oleh penguasa yang tidak sesuai dengan aturan hukum, untuk mewujudkan ketertiban dan ketentraman sehingga memungkinkan manusia untuk menikmati martabatnya sebagai manusia. Perlindungan hukum bagi penyewa yang beritikad baik dalam pembuatan akta perjanjian sewa menyewa yang dibuat secara akta otentik pada hakikatnya diberikan kepada semua pihak yang terlibat dalam suatu tindakan dan peristiwa hukum. Perlindungan hukum itu sendiri guna memberikan hak dan menjelaskan segala kewajiban bagi para pihak yang bersangkutan khususnya dalam perjanjian sewa menyewa itu sendiri. Semua pihak diharapkan memiliki itikad baik dalam melakukan suatu tindakan hukum guna mengurangi akibat hukum dari segala tindakan yang dilakukan. Permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan perlindungan hukum bagi penyewa yang beritikad baik dalam pembuatan akta perjanjian sewa menyewa yang dibuat secara akta otentik yaitu karena adanya itikad tidak baik dari pihak yang menyewakan untuk membatalkan perjanjian secara sepihak dengan mencari-cari alasan bagaimana cara untuk membatalkan perjanjian dengan cara merugikan pihak penyewa. Karena adanya kelalaian dari pihak Notaris dalam hal pemeriksaan berkas-berkas dari pihak yang menyewakan sehingga menimbulkan celah bagi pihak yang menyewakan untuk melakukan tindakan hukum lain yang sangat merugikan pihak penyewa dan perlindungan hukum nya pun harus melalui pembuktian. Saat timbul permasalahan maka harus dicari alternatif penyelesaian yang seadil-adilnya bagi semua pihak khususnya bagi pihak yang telah beritikad baik yaitu dengan cara bilamana perjanjian tersebut ingin dibatalkan harus melalui kesepakatan kedua belah pihak dan bilamana dibatalkan maka pihak yang menyewakan harus memberikan seluruh ganti rugi yang diterima oleh pihak menyewa sejumlah uang sewa selama 4 tahun dan biaya-biaya lainnya yang telah dikeluarkan oleh penyewa selama terikat dalam perjanjian dan sebelum perjanjian tersebut terjadi bila disepakati oleh kedua belah pihak. Sifat penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu deskriptif analitis dan jenis penelitian yang dipergunakan adalah penelitian normatif yaitu penelitian dengan mengkaji dan mempelajari data sekunder (kepustakaan). Teknik pengumpulan data yang dipergunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Data yang diperoleh dalam penelitian ini diolah secara kualitatif. date: 2021 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Maryana, Desy and Suhermanto, Suhermanto and Mega Wijaya, Mustika (2021) Analisis Perlindungan Hukum Bagi Penyewa Yang Beritikad Baik Dalam Pembuatan Perjanjian Sewa Menyewa Yang Dibuat Secara Otentik (Studi Perkara Putusan Nomor: 25/Pdt.G/2017/Pn Cbi Juncto Nomor: 146/Pdt/20/Pt.Bdg.). Skripsi thesis, Universitas Pakuan.