%D 2025 %T Pengaruh Reputasi Auditor dan Audit Tenure Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Komite Audit Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Perusahaan Consumer Cyclical yang Terdaftar Dalam Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023 %I Universitas Pakuan %A Muhamad Rizky Ainurrakhman %A Hendro Sasongko %A Enok Rusmanah %L eprintsunpak10854 %X MUHAMAD RIZKY AINURRAKHMAN. 02212116. Pengaruh Reputasi Auditor dan Audit Tenure Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Komite Audit Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Perusahaan Consumer Cyclical yang Terdaftar Dalam Bursa Efek Indonesia Tahun 2020-2023). Di bawah bimbingan: HENDRO SASONGKO dan ENOK RUSMANAH. 2025. Kecurangan laporan keuangan merupakan tindakan manipulasi informasi yang dapat merugikan pemangku kepentingan dan menurunkan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reputasi auditor dan audit tenure terhadap kecurangan laporan keuangan, serta menguji peran komite audit sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan pada 20 perusahaan sektor Consumer Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2023. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total 80 unit observasi. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan moderated regression analysis (MRA). Hasil uji parsial menunjukkan bahwa reputasi auditor berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan audit tenure tidak berpengaruh signifikan. Uji simultan menunjukkan bahwa keduanya berpengaruh bersama-sama terhadap kecurangan laporan keuangan. Namun, komite audit tidak mampu memoderasi hubungan antara reputasi auditor maupun audit tenure terhadap kecurangan laporan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan reputasi auditor lebih efektif dalam mencegah kecurangan dibandingkan memperpanjang masa audit, serta mengindikasikan perlunya peningkatan efektivitas fungsi komite audit sebagai bagian dari tata kelola perusahaan. Selain itu, temuan ini memberikan kontribusi bagi perusahaan dan auditor dalam meningkatkan pengawasan untuk mencegah kecurangan. Kata kunci: reputasi auditor, audit tenure, komite audit, kecurangan laporan keuangan, Consumer Cyclical