<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Optimasi Beban Kerja Karyawan melalui &#13;
Manpower Planning berbasis Full-Time Equivalent (FTE) pada PT Sumoda Tama Berkah</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Muhammad</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rifki Abdillah</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Towaf Totok</mods:namePart><mods:namePart type="family">Irawan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dewi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Taurusyanti</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>MUHAMMAD RIFKI ABDILLAH. 021121357. Optimasi Beban Kerja Karyawan melalui &#13;
Manpower Planning berbasis Full-Time Equivalent (FTE) pada PT Sumoda Tama Berkah. Di &#13;
bawah bimbingan TOWAF TOTOK IRAWAN dan DEWI TAURUSYANTI. 2025.&#13;
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya distribusi beban kerja di PT. Sumoda &#13;
Tama Berkah, yang berpotensi menimbulkan overload atau underload pada beberapa posisi &#13;
kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja aktual dan memberikan &#13;
rekomendasi perencanaan tenaga kerja yang lebih efektif dan berbasis data.&#13;
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan &#13;
perhitungan Full-Time Equivalent (FTE). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, &#13;
dan dokumentasi terhadap aktivitas kerja karyawan di Departemen SDM, Finance, dan &#13;
Produksi. Proses analisis dilakukan dengan mengukur total jam kerja aktual berdasarkan job &#13;
description dan standar waktu kerja per tahun.&#13;
Hasil menunjukkan bahwa dari 19 posisi yang dianalisis, 47% berada dalam kategori &#13;
fit, 37% overload, dan 16% underload. Temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan &#13;
distribusi beban kerja yang dapat ditindaklanjuti melalui redistribusi tugas atau &#13;
penyesuaian jumlah tenaga kerja.&#13;
Implementasi metode FTE terbukti efektif dalam memetakan kebutuhan tenaga kerja, &#13;
mengidentifikasi gap antarposisi, dan menjadi landasan untuk menyusun strategi manpower &#13;
planning yang lebih presisi dan berbasis data. Dengan demikian, perusahaan dapat &#13;
meningkatkan efisiensi operasional serta menjaga keseimbangan beban kerja dan &#13;
kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.&#13;
Kata kunci: beban kerja, manpower planning, Full-Time Equivalent, efisiensi SDM</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen sumber daya manusia</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-07-21</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Program Studi Manajemen</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>