eprintid: 10881 rev_number: 6 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/08/81 datestamp: 2026-06-17 02:25:39 lastmod: 2026-06-17 02:25:39 status_changed: 2026-06-17 02:25:39 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Idelia, Shakira creators_name: Sjofjan, Lindryani creators_name: Kusnadi, Nandang creators_NPM: 010121138 creators_NPM: NIDN0421067002 creators_NPM: NIDN0406056704 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Sjofjan, Lindryani contributors_name: Kusnadi, Nandang contributors_NIDN: NIDN0421067002 contributors_NIDN: NIDN0406056704 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM title: Tanggung Jawab Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Atas Peredaran Produk Anak Yang Memiliki Kandungan Gula Tinggi ispublished: pub subjects: BPOM divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Membatasi gula tambahan menjadi salah satu cara untuk hidup sehat. World Health Organization merekomendasikan konsumsi gula tambahan pada anak kurang dari 10% dari karbohidrat. Di indonesia, terdapat 1.645 anak yang menderita diabetes mellitus tipe satu. Kasus ini mengalami lonjakan sebanyak 70 kali sejak tahun 2010 hingga 2023. Banyaknya produk makanan yang memiliki kandungan gula lebih tinggi dari jumlah harian membuat konsumen harus lebih berhati-hati dalam memilih produk makanan di pasaran. Kandungan gula yang ada di dalam produk yang telah beredar merupakan tanggung jawab Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai tanggung jawab Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan perlindungan konsumen atas produk yang ada dimasyarakat dan memberikan pemahaman mengenai bahaya mengkonsumsi makanan atau minuman yang memiliki kandungan gula tinggi. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitis yaitu dengan menggunakan studi kasus yang dilakukan untuk mendalami suatu peristiwa yang terjadi di masyarakat, didukung dengan penelitian lapangan agar hasil penelitian lebih terdata secara akurat. Hasil data akan dianalisis secara kualitatif yakni mengadakan pengamatan dan menghubungkan data-data yang diperoleh dengan ketentuan asas-asas hukum yang terkait. Berdasarkan hasil wawancara Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap peredaran produk yang ada di pasaran, dengan melakukan pengecekan laboratorium untuk memastikan keamanan sebuah produk dan kesesuaian dengan standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pentingnya konsumen untuk lebih selektif dalam memilih produk yang dikonsumsi. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Idelia, Shakira and Sjofjan, Lindryani and Kusnadi, Nandang (2025) Tanggung Jawab Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Atas Peredaran Produk Anak Yang Memiliki Kandungan Gula Tinggi. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.