<mods:mods version="3.3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Model TAM (Technology Acceptanance&#13;
Modeling) Pada Penggunaan E-Presence My Data Di PT. Jasa Marga Meruya Utara</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Rendi</mods:namePart><mods:namePart type="family">Maghrizi</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Herman</mods:namePart><mods:namePart type="family">Herman</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Tutus</mods:namePart><mods:namePart type="family">Rully</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Rendi Maghrizi. 021119109. Analisis Model TAM (Technology Acceptanance&#13;
Modeling) Pada Penggunaan E-Presence My Data Di PT. Jasa Marga Meruya Utara.&#13;
Di bawah bimbingan: Herman dan Tutus Rully&#13;
Perkembangan revolusi industri 4.0 khususnya pada sektor bisnis telah membawa&#13;
perubahan signifikan menuntut untuk mengadopsi teknologi informasi. Penerapan&#13;
sistem informasi yang terintegrasi di era digitalisasi merupakan langkah strategis bagi&#13;
perusahaan untuk memanfaatkan data dan informasi secara maksimal. PT. Jasa Marga&#13;
Meruya Utara telah menerapkan penggunaan sistem e-Presence My Data sebagai&#13;
sistem absensi digital. Namun, tingkat adopsi sistem ini belum optimal karena masih&#13;
adanya resistensi dari karyawan, kendala teknis seperti konektivitas, serta kurangnya&#13;
pemahaman terhadap cara kerja aplikasi.&#13;
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas penggunaan sistem e�Presence berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM), dengan fokus pada&#13;
variabel Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Behavioral Intention to Use,&#13;
dan Actual System Use. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan&#13;
pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data&#13;
diperoleh dari 250 responden karyawan melalui penyebaran kuesioner.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use dan Perceived Usefulness&#13;
berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention to Use, yang kemudian&#13;
memengaruhi Actual System Use. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan&#13;
pentingnya pelatihan pengguna dan peningkatan infrastruktur sebagai langkah&#13;
strategis dalam mendukung digitalisasi SDM.&#13;
Kata kunci: Technology Acceptance Model (TAM), e-Presence, persepsi kemudahan, persepsi&#13;
kegunaan, digitalisasi</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Manajemen operasi</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Manajemen</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025-06-25</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;Program Studi Manajemen</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mods:mods>