eprintid: 10918 rev_number: 9 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/09/18 datestamp: 2026-08-06 03:06:34 lastmod: 2026-08-06 03:06:34 status_changed: 2026-08-06 03:06:34 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Sagita Dewi, Ola creators_name: Febrianty, Yenny creators_name: Kusnadi, Nandang creators_NPM: 010120003 creators_NPM: NIDN0403027403 creators_NPM: NIDN0406056704 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Febrianty, Yenny contributors_name: Kusnadi, Nandang contributors_NIDN: NIDN0403027403 contributors_NIDN: NIDN0406056704 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM title: Perlindungan Hukum Peralihan Hak Atas Tanah Dalam Jual Beli Di Bawah Tangan Tanpa Penyerahan Sertipikat (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor.53/Pdt.G/2021/PN.Trg.) ispublished: pub subjects: 18 subjects: HAT subjects: PeralihanHak subjects: Vaksin divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Jual beli merupakan salah satu transaksi dalam lalu lintas hukum yang lazim terjadi dalam kehiduan manusia dan termasuk ke dalam perbuatan hukum. Dalam bidang pertanahan, perolehan hak atas tanah dapat dilakukan melalui pemindahan hak ataupun pelepasan hak. Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum terhadap pembeli atas jual beli tanah yang dilakukan di bawah tangan tanpa penyerahan sertipikat, sebagaimana terdapat dalam Putusan Pengadilan Negeri Tenggarong Nomor 53/Pdt.G/2021/PN.Trg. Dalam perkara tersebut, Penggugat membeli tiga bidang tanah lahan transmigrasi berdasarkan kuitansi pembelian tanggal 16 Oktober 1982 dan disertai surat pernyataan bermeterai yang diketahui oleh kepala kampung serta ditandatangani para saksi. Dua bidang tanah telah dibalik nama di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), namun sertipikat bidang tanah pertama seluas 2.100 m2 tidak diserahkan penjual sehingga pembeli mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran peralihan hak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus melalui analisis terhadap UUPA, peraturan terkait pendaftaran tanah, dan Putusan Nomor 53/Pdt.G/2021/PN.Trg. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keabsahan peralihan hak atas tanah dalam putusan tersebut serta pertimbangan hakim dalam memutus sengketa jual beli tanah di bawah tangan tanpa penyerahan sertipikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembeli yang dirugikan memiliki dasar hukum untuk mengajukan gugatan demi memperoleh perlindungan hukum dan kepastian hak. Majelis hakim mempertimbangkan bahwa Tergugat dan Turut Tergugat telah dipanggil secara sah dan patut namun tidak hadir tanpa alasan yang sah, sehingga berdasarkan Pasal 149 ayat (1) HIR, perkara diperiksa dan diputus secara verstek. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Sagita Dewi, Ola and Febrianty, Yenny and Kusnadi, Nandang (2025) Perlindungan Hukum Peralihan Hak Atas Tanah Dalam Jual Beli Di Bawah Tangan Tanpa Penyerahan Sertipikat (Studi Kasus Putusan Perkara Nomor.53/Pdt.G/2021/PN.Trg.). Skripsi thesis, Universitas Pakuan.