<mets:mets OBJID="eprint_10977" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-10-06T01:11:47Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10977_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Analisis Yuridis Kekuatan Akta Jual Beli Di Bawah Tangan Sebagai Dasar Peralihan Hak (Studi Kasus Perkara Nomor 48/PDT.G/2022/PN.TRG)</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Phadhlah</mods:namePart><mods:namePart type="family">Nicole Deviyan Nainggolan</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Dinalara</mods:namePart><mods:namePart type="family">D. Butar-butar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Nazaruddin</mods:namePart><mods:namePart type="family">Lathif</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Peralihan hak atas tanah melalui jual beli merupakan perbuatan hukum yang harus dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi para pihak. Namun dalam praktiknya, masih banyak masyarakat yang melakukan jual beli tanah di bawah tangan tanpa melibatkan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Kondisi tersebut menimbulkan berbagai permasalahan hukum, khususnya yang berkaitan dengan kekuatan pembuktian akta di bawah tangan serta kepastian hukum atas peralihan hak atas tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum akta jual beli di bawah tangan sebagai dasar peralihan hak atas tanah serta mengkaji permasalahan hukum yang timbul dan upaya penyelesaiannya berdasarkan Putusan Nomor 48/Pdt.G/2022/PN.Trg. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data penelitian diperoleh dari bahan hukum sekunder melalui studi kepustakaan yang meliputi peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, doktrin hukum, serta literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta jual beli di bawah tangan tidak memiliki kekuatan pembuktian sempurna sebagaimana akta otentik yang dibuat oleh PPAT. Meskipun demikian, akta jual beli di bawah tangan tetap memiliki nilai pembuktian sebagai alat bukti tertulis sepanjang memenuhi syarat sah perjanjian dan didukung oleh alat bukti lain. Dalam Putusan Nomor 48/Pdt.G/2022/PN.Trg, majelis hakim mempertimbangkan akta jual beli di bawah tangan beserta alat bukti pendukung lainnya sebagai dasar untuk memberikan perlindungan hukum kepada pihak yang beritikad baik serta menyelesaikan sengketa peralihan hak atas tanah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peralihan hak atas tanah melalui jual beli di bawah tangan tetap dimungkinkan untuk memperoleh kepastian hukum melalui upaya hukum berupa penetapan pengadilan, yang selanjutnya dapat dijadikan dasar untuk pendaftaran hak atas tanah.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Jual Beli</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Peralihan Hak</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Akta</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2026</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10977"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10977_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10977_mods" ADMID="TMD_eprint_10977"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>