eprintid: 10978 rev_number: 8 eprint_status: archive userid: 44 dir: disk0/00/01/09/78 datestamp: 2026-07-21 02:12:35 lastmod: 2026-07-21 02:12:35 status_changed: 2026-07-21 02:12:35 type: thesis metadata_visibility: show creators_name: Hafiz Pribadi, Kresna creators_name: Handoyo DP, Sapto creators_name: Sukmana, Sobar creators_NPM: 010119282 creators_NPM: NIDN0407027402 creators_NPM: NIDN0429097004 contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_type: http://www.loc.gov/loc.terms/relators/THS contributors_name: Handoyo DP, Sapto contributors_name: Sukmana, Sobar contributors_NIDN: NIDN0407027402 contributors_NIDN: NIDN0429097004 corp_creators: Universitas Pakuan corp_creators: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM title: Kerjasama Interpol Antara Kepolisian Negara Republik Indonesia Dengan Kepolisian Nasional Filipina Dalam Mengatasi Jaringan Perdagangan Manusia (Human Trafficking) Berdasarkan Kota Kesepahaman Antara Kepolisisan Negara Republik Indonesia Dan Kepolisian Negara Filipina Dan Perjanjian Ekstradisi Antara Indonesia Dengan Filipina ispublished: pub subjects: Interpol subjects: PerjanjianEkstradisi subjects: aw divisions: sch_art full_text_status: none abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerjasama yang dilakukan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kepolisian Nasional Filipina (PNP) dalam menangani tindak pidana perdagangan manusia (human trafficking) melalui mekanisme yang difasilitasi oleh INTERPOL. Kerjasama ini berbasis pada Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, serta Perjanjian Ekstradisi yang mengatur prosedur hukum antara Indonesia dan Filipina dalam menghadapi kejahatan lintas negara, khususnya dalam kasus perdagangan manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi bentuk, tantangan, dan hasil yang diperoleh dari kerjasama ini. Secara khusus, penelitian ini mengkaji bagaimana MoU dan Perjanjian Ekstradisi menjadi dasar hukum bagi Polri dan PNP untuk melakukan koordinasi dalam pencegahan dan penindakan terhadap jaringan perdagangan manusia yang melibatkan kedua negara. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana kerjasama tersebut berhasil memperkuat mekanisme pertukaran informasi intelijen, koordinasi operasional antar lembaga penegak hukum, serta prosedur ekstradisi dalam menangani pelaku kejahatan yang melarikan diri antar kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama antara Polri dan PNP melalui INTERPOL cukup efektif dalam meningkatkan koordinasi antara kedua negara. Beberapa operasi bersama yang melibatkan penyelidikan lintas batas dan penangkapan pelaku perdagangan manusia berhasil dilaksanakan, meskipun masih terdapat beberapa kendala seperti perbedaan sistem hukum, kurangnya kapasitas sumber daya manusia, dan tantangan dalam koordinasi teknis. Selain itu, hambatan dalam implementasi prosedur ekstradisi yang belum sepenuhnya berjalan lancar juga ditemukan dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan adanya peningkatan pelatihan teknis dan pertukaran pengetahuan di antara petugas kepolisian kedua negara, penguatan infrastruktur komunikasi antar lembaga, serta perbaikan mekanisme koordinasi operasional yang lebih efisien untuk menanggulangi perdagangan manusia secara lebih efektif. Penelitian ini juga menyarankan agar evaluasi terhadap implementasi MoU dan Perjanjian Ekstradisi dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas kerjasama antara Indonesia dan Filipina dalam menanggulangi jaringan perdagangan manusia. date: 2025 date_type: published institution: Universitas Pakuan department: KODEPRODI74201#ILMU HUKUM thesis_type: Skripsi thesis_name: Sarjana citation: Hafiz Pribadi, Kresna and Handoyo DP, Sapto and Sukmana, Sobar (2025) Kerjasama Interpol Antara Kepolisian Negara Republik Indonesia Dengan Kepolisian Nasional Filipina Dalam Mengatasi Jaringan Perdagangan Manusia (Human Trafficking) Berdasarkan Kota Kesepahaman Antara Kepolisisan Negara Republik Indonesia Dan Kepolisian Negara Filipina Dan Perjanjian Ekstradisi Antara Indonesia Dengan Filipina. Skripsi thesis, Universitas Pakuan.