<mets:mets OBJID="eprint_10988" LABEL="Eprints Item" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/METS/ http://www.loc.gov/standards/mets/mets.xsd http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd" xmlns:mets="http://www.loc.gov/METS/" xmlns:mods="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"><mets:metsHdr CREATEDATE="2026-10-06T05:32:07Z"><mets:agent ROLE="CUSTODIAN" TYPE="ORGANIZATION"><mets:name>Repository Universitas Pakuan</mets:name></mets:agent></mets:metsHdr><mets:dmdSec ID="DMD_eprint_10988_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:titleInfo><mods:title>Tinjauan Penjatuhan Sanski Genosida Terhadap Pelaku Kejahatan Internasional Di Negara-Negara Yang Bersengketa</mods:title></mods:titleInfo><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Deanita</mods:namePart><mods:namePart type="family">Angelia Anwar</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Tuti</mods:namePart><mods:namePart type="family">Susilawati K.</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:name type="personal"><mods:namePart type="given">Sapto</mods:namePart><mods:namePart type="family">Handoyo DP</mods:namePart><mods:role><mods:roleTerm type="text">author</mods:roleTerm></mods:role></mods:name><mods:abstract>Kejahatan genosida mencakup tindakan yang sangat luas, tidak hanya berupa pembunuhan, tetapi juga mencakup upaya mencegah kelahiran (seperti aborsi dan sterilisasi), serta tindakan-tindakan yang membahayakan nyawa dan kesehatan kelompok tertentu, seperti pemisahan keluarga secara paksa dengan tujuan untuk mengurangi populasi kelompok tersebut. Tindakan-tindakan ini secara sistematis ditujukan terhadap suatu kelompok tertentu dan anggotanya sebagai upaya pemusnahan secara menyeluruh atau sebagian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis dua permasalahan utama: Bagaimana pengaturan penjatuhan sanksi terhadap negara pelaku kejahatan genosida menurut Konvensi Genosida 1948? dan Bagaimana penyelesaian masalah dalam proses penjatuhan sanksi terhadap negara pelaku kejahatan genosida? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, yaitu menguraikan secara sistematis, aktual, dan faktual mengenai permasalahan yang dikaji, kemudian dianalisis untuk memperoleh jawaban atas rumusan masalah. Data diperoleh melalui studi kepustakaan (library research), yang mencakup bahan hukum primer (konvensi, perjanjian internasional, putusan pengadilan) dan bahan hukum sekunder (literatur, jurnal, dan pendapat ahli hukum). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjatuhan sanksi terhadap negara pelaku genosida seringkali menemui berbagai hambatan, baik secara yuridis maupun politik internasional. Salah satu hambatan utama adalah tidak adanya mekanisme sanksi kolektif terhadap megara dalam Konvensi 1948, serta intervensi politik, terutama melalui hak veto di Dewan Keamanan PBB. Meskipun demikian, Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah memberikan kontribusi penting, terutama dalam menetapkan tanggung jawab hukum atas individu pelaku, meskipun kewenangan terhadap negara masih terbatas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun terdapat instrumen hukum internasional yang mengatur genosida, namun mekanisme sanksi terhadap negara masih lemah dan belum efektif. Saran dari penelitian ini adalah perlunya penguatan kerangka hukum internasional, termasuk revisi terhadap Konvensi 1948 agar mengatur secara eksplisit sanksi terhadap negara, serta peningkatan komitmen politik internasional untuk menghindari impunitas negara yang terbukti melakukan genosida.</mods:abstract><mods:classification authority="lcc">Genosida</mods:classification><mods:classification authority="lcc">Kejahatan Internasional</mods:classification><mods:originInfo><mods:dateIssued encoding="iso8061">2025</mods:dateIssued></mods:originInfo><mods:originInfo><mods:publisher>Universitas Pakuan;KODEPRODI74201#ILMU HUKUM</mods:publisher></mods:originInfo><mods:genre>Thesis</mods:genre></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:dmdSec><mets:amdSec ID="TMD_eprint_10988"><mets:rightsMD ID="rights_eprint_10988_mods"><mets:mdWrap MDTYPE="MODS"><mets:xmlData><mods:useAndReproduction>
<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by its own author:</strong> 
In self-archiving this collection of files and associated bibliographic 
metadata, I grant Repository Universitas Pakuan the right to store 
them and to make them permanently available publicly for free on-line. 
I declare that this material is my own intellectual property and I 
understand that Repository Universitas Pakuan does not assume any 
responsibility if there is any breach of copyright in distributing these 
files or metadata. (All authors are urged to prominently assert their 
copyright on the title page of their work.)</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"><strong>For work being deposited by someone other than its 
author:</strong> I hereby declare that the collection of files and 
associated bibliographic metadata that I am archiving at 
Repository Universitas Pakuan) is in the public domain. If this is 
not the case, I accept full responsibility for any breach of copyright 
that distributing these files or metadata may entail.</p>

<p xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Clicking on the deposit button indicates your agreement to these 
terms.</p>
    </mods:useAndReproduction></mets:xmlData></mets:mdWrap></mets:rightsMD></mets:amdSec><mets:fileSec></mets:fileSec><mets:structMap><mets:div DMDID="DMD_eprint_10988_mods" ADMID="TMD_eprint_10988"></mets:div></mets:structMap></mets:mets>