    {
      "metadata_visibility": "show",
      "thesis_type": "Skripsi",
      "eprint_status": "archive",
      "contributors": [
        {
          "name": {
            "given": "Dyah",
            "family": "Kristyowati",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          },
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS"
        },
        {
          "name": {
            "given": "Jordy Satria",
            "family": "Widodo",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          },
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS"
        },
        {
          "name": {
            "given": "Henny",
            "family": "Suharyati",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          },
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS"
        },
        {
          "name": {
            "given": "Muhammad",
            "family": "Reza",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          },
          "type": "http:\/\/www.loc.gov\/loc.terms\/relators\/THS"
        }
      ],
      "creators": [
        {
          "NPM": 41121075,
          "name": {
            "given": "ADELIA PUTRI",
            "family": "PRATAMA",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          }
        },
        {
          "NPM": null,
          "name": {
            "given": "Dyah",
            "family": "Kristyowati",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          }
        },
        {
          "NPM": null,
          "name": {
            "given": "Jordy Satria",
            "family": "Widodo",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          }
        },
        {
          "NPM": null,
          "name": {
            "given": "Henny",
            "family": "Suharyati",
            "lineage": null,
            "honourific": null
          }
        }
      ],
      "eprintid": 11002,
      "subjects": [
        "i"
      ],
      "lastmod": "2026-07-08 07:58:37",
      "title": "Gangguan Kecemasan dan \r\nMekanisme Pertahanan Diri Tokoh Utama Dalam Novel Every Last Word \r\nKarya Tamara Ireland Stone",
      "full_text_status": "none",
      "thesis_name": "Sarjana",
      "rev_number": 8,
      "userid": 47,
      "datestamp": "2026-07-08 07:58:37",
      "status_changed": "2026-07-08 07:58:37",
      "ispublished": "pub",
      "pages": 76,
      "type": "thesis",
      "uri": "http:\/\/eprints.unpak.ac.id\/id\/eprint\/11002",
      "date_type": "published",
      "date": "2026-01-26",
      "divisions": [
        "Pro_ikom"
      ],
      "dir": "disk0\/00\/01\/10\/02",
      "department": "Program Studi Sastra Inggris",
      "abstract": "ADELIA PUTRI PRATAMA. 041121075. 2026. Gangguan Kecemasan dan \r\nMekanisme Pertahanan Diri Tokoh Utama dalam Novel Every Last Word \r\nKarya Tamara Ireland Stone. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Program \r\nStudi Sastra Inggris, Universitas Pakuan Bogor\r\n\r\nPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis gangguan kecemasan dan mekanisme \r\npertahanan diri tokoh utama dalam novel Every Last Word karya Tamara Ireland \r\nStone. Penelitian ini menggunakan teori Psikoanalisis Sigmund Freud untuk \r\nmengkaji kondisi psikologis tokoh utama, Samantha McAllister, yang mengalami \r\ngangguan kecemasan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif \r\ndengan teknik analisis berupa pembacaan mendalam terhadap teks novel. Hasil \r\npenelitian menunjukkan bahwa tokoh utama mengalami tiga jenis kecemasan, yaitu \r\nkecemasan realistik, kecemasan neurotik, dan kecemasan moral. Kecemasan \r\nneurotik menjadi bentuk kecemasan yang paling dominan dan ditandai oleh pikiran \r\nobsesif, reaksi fisik yang tidak terkendali, serta serangan panik. Dalam menghadapi \r\nkecemasan tersebut, tokoh utama menggunakan berbagai mekanisme pertahanan \r\ndiri, antara lain represi, rasionalisasi, penghindaran, supresi, proyeksi, dan \r\nsublimasi. Sublimasi melalui aktivitas menulis menjadi mekanisme pertahanan \r\nyang paling adaptif. Penelitian ini menunjukkan bahwa novel Every Last Word \r\nmerepresentasikan kompleksitas gangguan kecemasan serta pentingnya mekanisme \r\npertahanan diri dalam menjaga kestabilan psikologis tokoh utama. \r\nKata Kunci: Every Last Word, kecemasan, mekanisme pertahanan diri",
      "institution": "Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya",
      "corp_creators": [
        "Universitas Pakuan",
        "Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya",
        "Program Studi Sastra Inggris"
      ]
    }