%0 Thesis %9 Skripsi %A Universitas Pakuan, %A Fakultas Ekonomi dan Bisnis, %A Program Studi Akuntansi, %B Program Studi Akuntansi %D 2026 %F eprintsunpak:11005 %I Universitas Pakuan %P 108 %T Manajemen Persediaan Bahan Baku Kedelai (Studi Kasus Pada Usaha Mikro Industri Tahu Bang Ade di Kota Bogor) %U http://eprints.unpak.ac.id/11005/ %X DIAN TRI CAHYANI. 022121091. Manajemen Persediaan Bahan Baku Kedelai (Studi Kasus Pada Usaha Mikro Industri Tahu Bang Ade di Kota Bogor). Di bawah bimbingan: KETUT SUNARTA dan DESSY HERLISNAWATI. 2025. Pada Usaha Mikro Industri Tahu Bang Ade, persediaan kedelai masih ditentukan berdasarkan perkiraan pemilik usaha tanpa perencanaan yang tepat. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi pengelolaan stok bahan baku kedelai menggunakan pendekatan metode Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, dan Reorder Point. Hasil analisis menggunakan metode EOQ menunjukkan bahwa jumlah pemesanan optimal bahan baku kedelai pada Usaha Mikro Industri Tahu Bang Ade adalah 7.264 kg dengan frekuensi pembelian 18 kali. Safety stock yang diperlukan sebesar 76 kg, dan Reorder Point adalah 1.090 kg. Penggunaan metode EOQ menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 44.672 yang lebih efisien daripada kebijakan persediaan yang diperkirakan oleh pemilik usaha. Kata kunci: Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Kedelai, Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC)